BOGOR, CEKLISSATU - Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora/Sekjen Kemenpora) Dr. Gunawan Suswantoro dan jajarannya menggelar rapat kordinasi finalisasi terkait rencana pembangunan Akademi pelatihan dan pendidikan olahragaan seluas 500 Ha untuk tim nasional, dengan Bupati Bogor Rudi Susmanto di pendopo Pemda Kabupaten Bogor, Senin (18/5/2026).
Sebanyak 21 cabang olahraga akan mengisi akademi sport center yang rencananya akan di bangun di kecamatan Rancabungur Kabupaten Bogor.
"Kami akan membangun sekolah untuk fasilitas pendidikan atlet potensial juara dunia, mulai tingkat SD hingga SLTA dan Akademi olahraga. akan ada 21 venue penunjang 21 cabang olahraga yang akan mencetak para atlet juara dunia." jelas Gunawan Suswantoro.
Baca Juga: Dispora Kabupaten Bogor Bidik Prestasi Nasional, 211 Calon Atlet Lolos Seleksi Awal PPOPM
Gunawan menambahkan tahapan pembangunan sport center ini mulai berjalan di tahun ini, tahapan pembangunan fisik mulai 2027 dan selesai pembangunan awal tahun 2029 dengan total anggaran 5T. Sinergitas dengan pemerintah kabupaten Bogor sangat diperlukan agar Proyek Strategis Nasional ini dapat berjalan lancar, efisien dan efektif.
Sementara itu, Bupati Bogor Rudi Susmanto menyampaikan dukungan dan ucapan terimakasih kepada bapak Presiden RI H.Prabowo Subiyanto yang memilih kabupaten Bogor tepatnya kecamatan Rancabungur sebagai Akademi dan pusat pelatihan atlet nasional potensi juara dunia.
"Akan ada tiga tahapan pembangunan sport center ini, selain venue penunjang 21 cabang olah raga akan dibangun sekolah mulai dari SD hingga Universitas. Rancabungur di pilih presiden karena memiliki lahan milik pemerintah pusat/PTPN yang sementara ini menjadi kebun sawit." papar Bupati Bogor
Langkah pertama yang akan di ambil pemerintah Kabupaten Bogor adalah membangun jalan akses pendukung ke lokasi dan perijinan terkait pembangunan proyek strategis nasional ini. Karena ada beberapa lahan milik swasta, ini menjadi tugas pemerintah kabupaten Bogor agar semua pihak khususnya swasta dapat ikut mendukung terwujudnya Proyek Strategis Nasional ini.
Comment