BANDUNG, CEKLISSATU --Seorang pekerja proyek pembangunan turap atau fondasi tebing sungai tertimbun material tanah dan batu saat bekerja di Sungai Cijalupang, Cisaranten Wetan, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung, Sabtu siang (3/10/2026).
Dari tiga pekerja yang berada di lokasi, satu orang tertimbun material tanah dan batu akibat longsoran saat proses penggalian. Korban kemudian dievakuasi oleh warga, petugas pemadam kebakaran, dan tim medis.
Berdasarkan keterangan warga, ketiga pekerja tersebut tengah mengerjakan pembangunan fondasi tebing sungai. Saat penggalian berlangsung, tanah di sekitar lokasi tiba-tiba longsor dan menimpa salah seorang pekerja yang berada di bagian bawah.
Dua pekerja lainnya berhasil menyelamatkan diri. Sementara korban tertimbun material tanah, batu, dan besi.
Rini, warga sekitar, mengatakan korban sempat tertimbun hingga hanya bagian kepalanya yang terlihat. Warga kemudian segera menghubungi ambulans untuk membantu proses evakuasi.
"Jadi di sini ada tiga orang yang lagi kerja. Ternyata pas dia gali, tanahnya longsor karena tanahnya basah. Tanah langsung nimpa. Yang dua orang bisa langsung sigap, tapi yang satu karena posisinya sudah di bawah dan dekat dengan tanah yang longsor, jadi langsung ketimbun tanah dan batu," kata Rini di lokasi kejadian, Sabtu (3/10/2026).
Menurut Rini, proses evakuasi korban berlangsung sekitar satu jam. Evakuasi dilakukan secara hati-hati karena terdapat material tanah, batu, dan besi di sekitar tubuh korban.
"Evakuasinya sekitar satu jam. Korban mengalami luka cukup parah karena tertimbun tanah longsor. Bagian kepala terkena batu dan ada luka, sementara kakinya juga diduga terjepit," katanya.
Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ujung Berung.
Sementara itu, BPBD Kota Bandung memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, satu pekerja mengalami luka akibat tertimbun material tanah dan batu.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bandung, Robi Darwan, mengatakan proses evakuasi dilakukan bersama warga dan petugas di lokasi.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Satu pekerja mengalami luka dan sudah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit," kata Robi.
Pembangunan fondasi sungai tersebut dilakukan karena kondisi tebing di sekitar lokasi dinilai rawan longsor sehingga membutuhkan penguatan.
Pasca-kejadian, pekerjaan proyek untuk sementara dihentikan. Petugas juga melakukan penanganan di lokasi guna memastikan kondisi sekitar aman.
Comment