JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Ajang lari IPB Run 2026 resmi digelar sebagai inisiatif Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) dalam mengampanyekan gaya hidup sehat sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan IPB Run mengusung tema “Lestari untuk Bumi”, dirancang sebagai gerakan kolektif yang melibatkan alumni, civitas akademika, dan masyarakat luas.
Momentum pelaksanaan IPB Run yang berdekatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni semakin memperkuat pesan utama kegiatan ini, yakni pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan melalui aksi nyata.
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan aksi penanaman pohon di wilayah Bogor pada 5 Juni 2026.
Baca Juga: IPB Run 2025 Capai 4.000 Peserta, Panitia Siapkan Rute Asri Kampus Dramaga
Kegiatan itu menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta kontribusi langsung terhadap ekosistem dan generasi mendatang.
Agenda utama lomba lari akan berlangsung pada 6 dan 7 Juni 2026 dengan menghadirkan empat kategori, yaitu 5K, 10K, 21K, dan 42K, yang terbuka bagi seluruh kalangan, baik pemula maupun profesional.
Pada 6 Juni 2026, kategori 5K dan 42K akan digelar. Lomba 5K dimulai pukul 07.00 WIB dengan batas waktu satu jam, sementara kategori 42K dimulai pukul 05.00 WIB dengan cut-off time enam jam.
Kemudian pada 7 Juni 2026, kategori 10K dan 21K akan dilangsungkan. Kategori 10K dimulai pukul 06.00 WIB dengan batas waktu dua jam, sedangkan kategori 21K dimulai pukul 05.00 WIB dengan cut-off time empat jam.
Rektor IPB University, Alim Setiawan menegaskan, dukungan penuh terhadap penyelenggaraan IPB Run.
Baca Juga: Lari Malam Run Race Ramadan Perdana Digelar di Kota Bogor, Warga Sangat Antusias
Ia menyebut IPB Run 2026 menjadi ruang inklusif bagi seluruh masyarakat untuk merasakan pengalaman berlari di lingkungan kampus.
"Kegiatan ini kami gelar untuk semua kalangan dan kami undang semuanya untuk mencoba merasakan sensasi marathon di kampus," ujar Alim, Jumat (10/4/2026).
Ia menambahkan, IPB Run tidak hanya berfokus pada aspek olahraga, tetapi juga membawa misi sosial dan lingkungan yang kuat.
"Tak hanya sekadar lari, kami juga mengajak semua kalangan untuk sama-sama menjaga lingkungan. Para peserta lari juga ikut serta mendonasikan sebagian uang pendaftarannya untuk membantu kalangan mahasiswa yang kurang mampu yang nantinya akan dijadikan beasiswa," jelasnya.
Menurut Alim, kolaborasi antara olahraga, kepedulian lingkungan, dan solidaritas sosial menjadi kekuatan utama dari IPB Run 2026.
Sementara itu, Ketua Umum HA IPB, Fauzi Amro yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi XI DPR RI menegaskan, kesiapan panitia dalam menyukseskan kegiatan itu.
Fauzi menyampaikan, bahwa HA IPB menargetkan partisipasi besar dari masyarakat, termasuk dari berbagai daerah di Indonesia.
"HA IPB siap menyambut 22 ribu runners di kampus IPB Dramaga. Ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan dapat menyatukan banyak orang dalam satu gerakan," ujarnya.
Ia juga menilai, IPB Run 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkuat peran alumni dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan lingkungan.
"IPB Run bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga gerakan sosial yang memiliki dampak luas. Kami ingin kegiatan ini menjadi inspirasi bahwa alumni dapat hadir dan berkontribusi secara langsung,” kata Fauzi.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keberlanjutan program ini sebagai agenda rutin yang terus berkembang setiap tahunnya.
Baca Juga: Lintas Sentul Trail Run 2026 Sukses Gaet 1.400 Pelari, Atlet Asia hingga Dampak Ekonomi Jadi Sorotan
"Ke depan, IPB Run akan terus kami dorong menjadi event tahunan berskala besar yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga membawa nilai sosial dan lingkungan yang kuat,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua Panitia IPB Run, Sara Enggar mengatakan, pihak panitia memastikan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara matang, mulai dari teknis perlombaan hingga aspek keamanan dan kenyamanan peserta.
"Sebagaimana disampaikan Ketua HA IPB dan Rektor IPB, agenda IPB Run 2026 inin diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga gerakan nasional berbasis komunitas yang mampu menginspirasi masyarakat untuk hidup lebih sehat dan peduli terhadap lingkungan dan sosial," ujar Sara.
Tentunya, lanjut Sara, dengan semangat “Lestari untuk Bumi”, kegiatan ini menjadi simbol bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil—termasuk dari setiap langkah para pelari yang berpartisipasi.
Comment