BOGOR, CEKLISSATU - Kabupaten Bogor kembali menunjukkan pesonanya sebagai destinasi sport tourism unggulan melalui ajang Lintas Sentul Trail Run 2026. Event lari trail yang digelar untuk kedua kalinya ini sukses menyedot sekitar 1.400 pelari dari dalam dan luar negeri, sekaligus menghadirkan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat lokal.

Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor, Rieke Iskandar, mengungkapkan bahwa kategori paling bergengsi, yakni 36 kilometer, dimenangkan oleh pelari internasional asal Filipina, John Stingray. Atlet yang dikenal sebagai salah satu yang terbaik di Asia itu mencatatkan waktu 3 jam 30 menit.

“Dia memang nomor satu di Asia. Targetnya di bawah 3 jam, tapi di trail run tidak bisa diukur mutlak karena tingkat kesulitan lintasan. Yang jelas, peringkat dua terpaut cukup jauh, di atas 4 jam,” jelas Rieke.

Baca Juga: Kemenpora Gandeng BRI Bekali Literasi Keuangan Untuk  Peraih Medali SEA Games 2025

Menurutnya, Lintas Sentul Trail Run 2026 jauh lebih besar dibandingkan edisi perdana tahun 2025 di Sentul. Pemilihan lokasi kali ini pun bukan tanpa alasan. Selain masih berada di wilayah Kabupaten Bogor, kawasan tersebut dinilai memiliki keindahan alam yang belum banyak terekspos.

“Banyak peserta bilang suasananya mirip Swiss, dari kabut, kontur alam, sampai pemandangannya. Ini potensi besar Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Selain prestasi atlet, dampak ekonomi menjadi poin penting dari penyelenggaraan event ini. Rieke menyebut hampir seluruh hotel, vila, hingga penginapan di sekitar lokasi lomba dan kawasan Puncak terisi penuh.