BOGOR, CEKLISSATU.COM– Ratusan anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor adu kecepatan di lintasan sepatu roda. Bukan sekadar mengejar podium, festival ini menjadi panggung bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka jalan menuju pembinaan atlet sejak usia dini.
Sebanyak 282 peserta ambil bagian dalam Festival Sepatu Roda Tingkat Kabupaten Bogor yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor di area Q Square Lifestyle Center, Kecamatan Sukaraja, Rabu (16/9/2026).
Festival tersebut mempertemukan peserta usia dini hingga jenjang Sekolah Dasar (SD) dari berbagai kecamatan. Mereka bersaing dalam sejumlah kelompok umur (KU), yakni KU di bawah 6 tahun, KU 7–8 tahun, dan KU 9–10 tahun, baik kategori putra maupun putri.
Kepala Dispora Kabupaten Bogor Asnan AP mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk semakin mengenalkan olahraga sepatu roda kepada masyarakat, khususnya anak-anak.
Baca Juga: Juara Umum Popprov, Atlet Jakbar Dapat Bonus dari Hardiyanto Kenneth
Menurutnya, kompetisi sejak usia dini bukan hanya soal menang atau kalah. Anak-anak juga mendapatkan kesempatan mengenal dunia olahraga, membangun keberanian berkompetisi, sekaligus menunjukkan potensi yang nantinya dapat dikembangkan melalui pembinaan berjenjang.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin olahraga sepatu roda semakin dikenal dan diminati masyarakat, khususnya anak-anak. Kami juga berharap dari festival ini muncul bibit-bibit atlet potensial yang nantinya bisa dibina secara berkelanjutan,” ujar Asnan.
Antusiasme peserta pun terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai ratusan anak. Bagi Dispora, kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa olahraga sepatu roda memiliki potensi untuk terus berkembang di Kabupaten Bogor.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kabupaten Bogor Elwi Sulistiyanto mengatakan, festival tidak semata-mata diarahkan sebagai ajang perebutan juara.
Lebih dari itu, anak-anak diberi pengalaman untuk merasakan atmosfer pertandingan sejak usia dini. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi mereka untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.
“Kami ingin memberikan pengalaman kepada anak-anak untuk berkompetisi sejak dini. Dari sini mereka bisa belajar, berkembang dan terus termotivasi untuk menekuni olahraga sepatu roda,” kata Elwi.
Sementara itu, Ketua Tim Kemitraan dan Penghargaan Olahraga Dispora Kabupaten Bogor Endar Sakti Lubis menjelaskan, 282 peserta yang tampil berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bogor.
Mereka mengikuti perlombaan dengan variasi jarak lintasan, mulai dari 50 meter, 100 meter, 200 meter hingga 400 meter.
Endar mengatakan, salah satu sasaran utama festival tersebut adalah menemukan anak-anak yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi atlet sepatu roda Kabupaten Bogor.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mencari bibit atlet usia dini dalam cabang olahraga sepatu roda, sekaligus memasyarakatkan dan mengenalkan olahraga ini kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Menurut Endar, pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara instan. Karena itu, kegiatan kompetisi yang mempertemukan anak-anak sejak usia dini dinilai penting sebagai bagian dari proses panjang pembentukan atlet.
Dispora Kabupaten Bogor berharap festival sepatu roda dapat terus digelar secara berkelanjutan. Dengan kompetisi yang rutin dan pembinaan yang terarah, anak-anak yang hari ini berlomba di lintasan diharapkan memiliki kesempatan untuk berkembang hingga mampu membawa nama Kabupaten Bogor di tingkat yang lebih tinggi.
Comment