Salah satu warga yang terdampak, Eli (46) mengungkapkan bahwa wilayahnya memang kerap dilanda banjir, namun kali ini kondisinya lebih parah dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Memang di sini suka banjir, tapi biasanya airnya tidak terlalu tinggi. Baru sekarang ini yang parah. Tahun 2020 juga sempat tinggi, tapi ini lebih parah," ungkap Eli.
Ia mengatakan bahwa banjir mulai terjadi pada dini hari. “Tadi malam jam 3 pagi airnya mulai meluap," katanya.
Eli juga menjelaskan bahwa banjir kali ini bukan hanya akibat hujan, melainkan juga karena luapan dari dua sungai besar di sekitar wilayah tersebut.
Baca Juga: Sidak ke RSUD Leuwiliang, Wabup Bogor Jaro Ade Pastikan Pelayanan Kesehatan Sudah Berjalan Baik
"Kalau di sini tidak hujan, ya tidak banjir. Ini banjir kiriman dari Bogor, dari Sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi yang meluap sampai membanjiri perumahan," ujarnya.
Hingga saat ini, petugas gabungan masih berupaya mengevakuasi warga yang bertahan dan mendistribusikan bantuan ke titik-titik pengungsian,pemerintah daerah terus mengimbau warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.
Comment