BOGOR, CEKLISSATU - Seorang tunawicara asal Kampung Cobadung RT 03 RW 01, Desa Cibadung, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, mengalami luka bakar cukup serius dan kini harus dirawat di RSUD Cibinong Bogor.
Polisi masih menyelidiki penyebab luka yang dialami korban. Ada dugaan, korban dibakar oleh orang tak dikenal.
Kanit Reskrim Polsek Gunung Sindur AKP Suharto membenarkan kejadian yang menimpa seorang tunawicara itu. Saat ini korban masih menjalani perawatan di RSUD Cibinong.
"Ada laporan ke Polsek, tapi belum ada saksi dan belum diperiksa karena korban masih dirawat," ungkapnya ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat 5 Agustus 2022.
Dia juga belum mengetahui motif yang menimpa pria itu karena tidak bisa bicara. Selain itu, di lokasi kejadian pun tidak ada saksi yang melihatnya.
"Kami belum bisa memastikan dibakar atau bukan dan saat ini belum mengarah kesitu masih tahap penyelidikan," ucapnya.
Baca Juga : Pencurian di Ciseeng Bogor, Pemilik Rumah Disekap Pintu Ditutup Pelaku
Senada dikatakan Ketua RW 01 Kampung Cibadung, Imin Supriyanto. Ia menjelaskan keluarga korban baru mengetahui usai pulang ke rumah. Saat itu sekujur tubuh korban sudah dalam keadaan terluka akibat luka bakar.
"Jadi Hamdan (korban) ditemukan sudah alami luka ketika pulang ke rumah dan diperiksa oleh kakak kandungnya, karena di lokasi kejadian tidak ada yang melihat kronologi awalnya," kata Imin.
Imin menambahkan tempat kejadian perkara (TKP) tidak jauh dari rumah korban dan saat terbakar memang tidak ada yang mengetahui karena sepi.
"Informasi yang beredar kalau tempat penampungan cacing sutera kerap hilang dan kebetulan korban Hamdan yang tunawicara ini sering bermain di gubuk tak jauh dari lokasi kejadian," tambanya.
Namun ia menuturkan korban bukan bunuh diri tapi diduga ada orang yang melakukan karena ditemukan bau bensin di pakaian korban.
"Kita sudah melaporkan ke Polsek setempat, korban saat ini dirawat di RSUD Cibinong, lukanya sekujur tubuh hampir 90 persen," tegasnya.
Sementara Kepala Desa Cibadung Bardi mengungkapkan korban Hamdan anak seorang Ketua RT di wilayahnya.
"Kami laporan ke Polsek dan korban sudah menjalani visum dan kami harap secepatnya segera tertangkap dan terungkap kejadian yang menimpa warga yang tidak bisa bicara (tuna wicara)," katanya.
Comment