JAKARTA, CEKLISSATU -- Sepanjang tahun 2020-2024 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan bahwa sudah melakukan 36 kali giat Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata dalam konferensi pers kinerja KPK 2019-2024 di gedung KPK menyebutkan bahwa jumlah OTT ada 36.
Kemudian berdasarkan data KPK di tahun 2020 telah terjadi delapan kali OTT, dan enam kali OTT di tahun 2021.
Baca Juga : Jelang Natal dan Tahun Baru 2025, Harga Telur dan Minyak Goreng Merangkak Naik
Selain itu, pada tahun 2022 ada sepuluh kali OTT, di 2023 ada tujuh kali OTT, dan lima kali OTT di 2024.
Alex Marwata menyatakan, KPK sudah menggelar lima OTT di 2024. Di antaranya pengadaan barang/jasa yang bersumber dari APBD Kabupaten Labuhanbatu, pemerasan di lingkungan Pemkot Sidoarjo, gratifikasi di lingkungan Pemprov Kalimantan Selatan.
"Pemerasan di lingkungan Pemerintah Bengkulu, dan pemerasan di lingkungan Pemerintah Pekanbaru," ungkap Alex, sperti dikutip pada Rabu (18/12/2024).
Baca Juga : Menkop Ajak Forkom KBI Songsong Tahun 2025 Sebagai Hari Koperasi Internasional
Sementara itu, total tersangka yang ditetapkan oleh lembaga antirasuah tersebut sepanjang 2020-2024 mencapai 691.
Dengan rincian 105 tersangka pada 2020, sebanyak 113 tersangka pada 2021, ada 149 tersangka pada 2022, 161 tersangka pada 2023, dan 163 tersangka pada 2024.
Comment