JAKARTA, CEKLISSATU - – Di era digital ini, guru memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan. Guru dituntut untuk melek dengan perkembangan teknologi.

Tantangan guru di era digital semakin berat dan kompleks. Di era yang serba digital ini, setiap guru harus mampu beradaptasi dengan cara mengubah metode pembelajaran agar sesuai dengan perkembangan zaman dan tuntutan peserta didik.

Era digital telah mengubah pandangan dunia tentang politik, ekonomi, sosial, termasuk juga dalam dunia pendidikan. 

Baca Juga : Mulai 20 Mei 2023, Naik Biskita Berbayar Dengan Tarif Rp 4.000 Satu Kali Perjalanan

Peneliti dan kandidat Ilmu Politik FISIP UI, Fikri Tamau menekankan pentingnya kecakapan digital di dunia pendidikan, tak terkecuali bagi pendidiknya atau guru.

Para guru diharapkan mampu mengetahui mengenai fungsi-fungsi dari media digital, termasuk media massa. Pada dasarnya, media digital berfungsi sebagai alat untuk memberi informasi.

“Kemudian sarana penghibur dan mendidik. Terakhir adalah kesadaran bahwa seorang pendidik harus membentuk opini publik,” ujarnya saat webinar literasi digital dengan tema Menjadi Pendidik yang Cakap Digital, Rabu 17 Mei 2023.

Sementara itu Ketua program studi S1 Ilmu Politik Universitas Bakrie, Jakarta, Dr. Rer. Pol. Aditya Batara Gunawan mengatakan, digitalisasi memiliki dampak yang besar bagi masyarakat, khususnya pendidik.

Dia menyebut, terutama di dunia pendidikan, yang di dorong oleh masa pandemi yang cukup lama. Akibatnya, seluruh masyarakat termasuk pendidik, serta dunia pendidikan dipaksakan pada proses digitalisasi yang cepat dan di dorong untuk cepat beradaptasi dengan media digital.

Selanjutnya, Anggota Komisi I DPR RI, Hasanuddin mengingatkan agar transformasi digital yang dirasakan saat ini harus dimaknai dengan sebaik-baiknya dan dengan bertanggung jawab.

“Semakin besar penetrasi masyarakat kepada digital, akan menjadikan potensi cakap digital masyarakat juga besar. Masyarakat Indonesia harus bisa memanfaatkan momentum ini dengan baik dan bertanggung jawab,” tutup Hasanuddin.