BANDUNG, CEKLISSATU -- Sejumlah Pakar yang sebelumnya menyoroti kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, nampaknya kini berimbas kepada kampus dimana para pakar dan pengamat itu bernaung, yaitu Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Pemerintah Provinsi Jawa Barat baru baru ini mulai mengkuliti Kampus UPI dengan menyoal dana hibah.

Bahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengaku bakal menelusuri, dasar diberikannya dana hibah sebesar Rp80 miliar kepada Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di 2024 silam.

Sekda Herman mengatakan, hibah dengan angka fantastis ke UPI akan menjadi salah satu perhatian audit total, yang akan digelar Pemprov Jabar.

"Iya, nanti secepatnya akan kita konsolidasikan nanti kami menunggu arahan dari Pak Gubernur," katanya di Bandung, Kamis (08/05/2025).

Baca Juga: Pemprov Jabar Bakal Adakan Konvoi Resmi Rayakan Tim Persib Juara Liga 1 2024-2025, Catat Tanggalnya

Sekda Herman sendiri mengaku belum mengetahui alasan detil, dibalik pemberian hibah ke UPI dengan angka besar tersebut. Mengingat ia baru menjadi Sekda pada April 2024.

"Saya cek dulu berapanya karena kan banyak hibah itu. Saya pas datang ke sini, April APBD 2024 posisinya sudah ditetapkan," katanya.