Ia menekankan bahwa dengan adanya posko di setiap wilayah, personel BPBD tidak perlu ditarik dari daerah lain saat terjadi bencana.
"Misalnya, jika terjadi bencana di Gunung Putri, kita tidak perlu menarik personel dari Cisarua. Personel BPBD jumlahnya terbatas, dan mereka juga memiliki keterbatasan fisik. Oleh karena itu, kita bentuk empat posko tambahan agar respons lebih cepat dan efektif," tambahnya.
Selain membentuk posko, Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan berkoordinasi dengan instansi vertikal di daerah untuk turut serta dalam upaya penanganan bencana.
Baca Juga: Pemkab Bogor Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Rudy Susmanto: Penanganan Harus Sampai Tuntas
"Kami akan mengajak beberapa instansi vertikal yang ada di Kabupaten Bogor untuk bergabung menjadi satu tim dalam penanganan bencana," ujarnya.
Tak hanya itu, Rudy menegaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya berfokus pada pengungsi, tetapi juga pada penyelesaian masalah banjir di masing-masing wilayah terdampak.
Comment