BANDUNG, CEKLISSATU.COM - Pembongkaran lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Cicadas, Kota Bandung sempat memanas usai Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninggalkan lokasi pembongkaran, pada Senin (18/5/2026).
Salah satu pedagang PKL Cicadas, yang kesehariannya menjajakan baju di sana, Herman mengaku, bahwa dalam lapak tersebut pihaknya tidak diberitahukan sebelumnya, baik oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Kota Bandung.
“Enggak tahu. Enggak ada pemberitahuan (terkait pembongkaran lapak),” ujar Herman.
Baca Juga: Bangunan Liar di Cipininang Gading Bogor Dibongkar, Ini Sebabnya
Ia mengaku, pihaknya bersama ratusan pedagang PKL lainnya telah lama berjualan di sana, dan mendapatkan izin dari Pemkot Bandung dan Pemprov Jawa Barat.
“Tapi ini diizinkan. Ini (surat) dari DPRD, 2002 loh ini. Iya, dasar (jualan) di sini. Kejadian 97, 96. Itu dasarnya ini. Enggak ada (pemberitahuan) langsung bongkar,” ucapnya.
Surat izin pada masa lalu tersebut kata dia, akan menjadi dasar untuk membawa persoalan pembongkaran lapak PKL di Cicadas ke ranah hukum.
“Akan ke jalur hukum. Harusnya ada pemberitahuan, barang dibereskan. Gubernur jangan merasa disayang oleh rakyat,” katanya.
Herman melanjutkan, mereka berdagang di trotoar Cicadas karena telah mendapat izin dari Pemkot Bandung di masa lalu sebagai kompensasi, usai digusur dari pembangunan Pasar Cicadas.
“Dulu 700. Terus turun, sekarang 560 pedagang (PKL Cicadas),” katanya.
Baca Juga: Sebanyak 22 Bangunan Liar di Terminal Cibinong Dibongkar Satpol PP Kabupaten Bogor, Ini Tujuannya
Sementara itu, Kepala Satpol PP Jawa Barat, Tulus Arifan menegaskan, bahwa berdasarkan info dari Pemkot Bandung, telah disampaikan pemberitahuan akan dilakukan pembongkaran lapak PKL.
Hanya saja dia menduga, pemberitahuan tersebut tidak sampai menyeluruh kepada para pedagang, sampai akhirnya terjadi protes.
Dalam pembongkaran kali ini, baru dilaksanakan sebagian dan akan dilanjutkan Selasa besok.
Baca Juga: Dedie Rachim Tegas Larang PKL Kembali ke Jalan Pedati, Kawasan Surya Kencana Bogor Kini Lebih Bersih
“Dan hari ini pedagang mungkin masih ada beberapa yang barang-barangnya ada, jadi barang-barang yang ada nanti akan mereka simpan. Jadi mereka minta waktu satu hari ini. Karena memang tadi rupanya ada yang sudah siap-siap berdagang,” paparnya.
Pada hari ini lanjut Tulus, ada sekitar 20-30 lapak PKL yang dibongkar dan akan dilanjutkan besok, sesuai dengan kesepakatan bersama pedagang.
“Nanti kita akan lanjutkan lagi besok. Sesuai dengan kesepakatan tadi ya, jadi kita menghormati semua kondisi ini,” tandasnya.
Comment