KOTA BOGOR, CEKLISSATU – Pangkalan Gas Budi Jaya di Tanah Baru masih mendapatkan pasokan LPG 3 kilogram secara normal dari agen, meskipun kelangkaan gas bersubsidi ini terjadi di beberapa wilayah, termasuk Kota dan Kabupaten Bogor. Namun, meningkatnya permintaan membuat stok di pangkalan cepat habis.
Afi dan Heru, penjaga toko sekaligus pengelola pangkalan tersebut mengatakan bahwa mereka menerima pengiriman rutin setiap minggu.
"Setiap Rabu kami dapat 100 tabung, lalu Sabtu 160 tabung. Tapi Sabtu kemarin (1/2/2025), 160 tabung yang datang langsung habis dalam sehari," ungkap Afi kepada ceklissatu.com, Senin (03/02/2025).
Baca Juga: Gas LPG 3 Kilogram Mulai Mengalami Kelangkaan di Kota Bandung.
Ia menduga stok gas cepat habis karena ada gangguan pasokan saat libur nasional pada Rabu (29/01/2025).
"Feeling saya, kemarin 160 tabung habis dalam sehari itu karena Rabu-nya (29/01/2025) kan tanggal merah, jadi asupan tabung sempat kehambat," kata Afi.
Menurutnya, aturan baru yang membatasi pembelian gas LPG 3 kg juga menjadi faktor meningkatnya permintaan.
Baca Juga: Kelangkaan Gas Melon di Tiga Kecamatan di Puncak Bogor, ini Penyebabnya!
Kini, pembelian gas bersubsidi harus terdaftar sebagai rumah tangga atau usaha mikro, dengan batas maksimal satu tabung per Kartu Keluarga (KK) dan tiga tabung untuk usaha mikro yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) di aplikasi MyPertamina.
"Dari kemarin, sehari bisa ada 20 orang yang bolak-balik cari gas ke sini," tambah Heru.
Ia juga membandingkan kondisi ini dengan akhir tahun lalu, saat stok LPG justru melimpah.
"Pedahal kemarin pas akhir tahun, banyak banget tabung gas tuh, sampai 'banjir-banjir'. Kalau stok di kita masih banyak, mau nggak mau kita lempar ke eceran supaya sirkulasi tabung tetap normal dari agen ke pangkalan," ungkapnya.
Namun, dengan adanya kebijakan yang melarang pengecer menjual LPG 3 kg, pangkalan seperti Budi Jaya khawatir akan kesulitan mengelola stok jika terjadi perubahan mendadak dalam distribusi.
"Nanti kita bingung juga kalau eceran benar-benar dilarang jual LPG, sementara di pangkalan masih ada banyak stok," pungkasnya.
Meskipun pasokan dari agen masih stabil, Afi dan Heru berharap distribusi gas LPG 3 kg bisa lebih merata agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan gas untuk kebutuhan sehari-hari.
Comment