BANDUNG, CEKLISSATU -- Lima hari pasca lebaran, bahan pokok di Kota Bandung mulai mengalami penurunan harga. Seperti di Pasar Kosambi, beberapa bahan pokok yang mengalami penurunan harga di antaranya seperti cabai, kentang, wortel, tomat serta telur ayam.
Salah satu pedagang bahan pokok di Pasar Kosambi Kota Bandung, Ely mengatakan, beberapa bahan pokok yang mengalami penurunan harga di antaranya Cabai Rawit Merah yang semula Rp150.000 per kilogram kini turun menjadi Rp130.000 per kilogramnya.
Kemudian Cabai Keriting Merah dan Cabai Tanjung mengalami penurunan harga dari Rp100.000 menjadi Rp70.000 per kilogramnya. Kemudian Cabai Rawit Hijau juga mengalami penurunan dari harga Rp120.000 menjadi Rp100.000 per kilogramnya.
Baca Juga: Oknum Parkir Liar Diduga Getok Harga ke Pengunjung Bandung Zoo, Dishub Langsung Sidak
“Ada penurunan sedikit ya sekarang. Kayak rawit merah ya, kemarin kan Rp15.150, sekarang Rp13.000, kayak cabai keriting merah dari Rp100.000, sekarang Rp70.000. Terus cabe tanjung, cabe merah, sama jadi Rp70.000 dari100.000, rawit hijau dari Rp12.000, jadi Rp10.000, Rp100.000, 1 kilo,” kata Ely, Sabtu (05/04/2025).
Selain itu, harga bahan pokok lainnya yang juga mengalami penurunan diantaranya adalah Kentang yang semula Rp22.000 menjadi Rp20.000 per kilogram, Wortel yang semula Rp24.000 kini hanya Rp20.000 per kilogramnya, Timun yang semula Rp15.000 kini menjadi Rp12.000 dan Tomat yang semula Rp15.000 kini hanya Rp12.000 per kilogramnya.
“Sama kentang-kentang, asalnya 22.000, 1 kilo, sekarang 20.000, kayak wortel, wortel 24, sekarang 20.000, 1 kilo. Timun sekarang sudah turun naik, kemarin 15, sekarang 12, per kilonya. Tomat ada penurunan, kemarin 15, sekarang 12, perkilonya,” tambahnya.
Baca Juga: H-5 Lebaran Ratusan Kendaraan Pemudik Mulai Padati Jalur Arteri Bundaran Cibiru Kota Bandung
Ely menyebut, penurunan harga bahan pokok di pasar ini sudah terjadi sejak dua hari yang lalu atau pada H+3 lebaran. Harga bahan pokok turun setelah sebelumnya mengalami kenaikan sejak H-7 hingga H+2 lebaran akibat kelangkaan pasokan.
Comment