BOGOR, CEKLISSATU - Mahasiwa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Djuanda (Unida) Bogor lakukan pendataan buku di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Bale Baca Cijayanti (BBC) yang mulai dilaksanakan pada Selasa, 1 Agustus 2023 bertempat di saung TBM BBC, Pasir Karet, Cijayanti.


Hal ini dilakukan, dalam rangka untuk mengoptimalkan aktivitas baca buku yang tersedia di TBM BBC agar dengan cara didata sesuai dengan standar pendataan buku manajemen perpustakaan sederhana.


Sebelumnya, Ela selaku salah satu pengurus TBM BBC memaparkan, adanya hambatan aktivitas baca buku untuk masyarakat dikarenakan belum adanya pendataan buku yang sesuai. 

Baca Juga : Panji Gumilang Ditetapkan Tersangka, Mahfud MD Pastikan Pendidikan Ponpes Al Zaytun Tetap Berjalan


Fitri Rahmawati selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan, adanya keterkaitan antara program kerja dan jurusan yang ditempuh yaitu administrasi publik. 


"Dalam rangka memaksimalkan peran TBM Saung Baca Cijayanti, kami berinisiatif untuk melakukan revitalisasi buku-buku yang ada di ruang kelas agar dapat lebih rapih dan terdata dengan baik,  sehingga buku-buku yang sudah tersedia dapat dibaca oleh masyarakat Desa Cijayanti," jelasnya. 


Melihat adanya potensi pada hambatan ini, Fitri bersama anggota kelompok dengan sigap menjadikan ini sebagai salah satu program kerja KKN yang mana hal ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat setampat.  


Dengan arahan langsung dari Ruhimat selalu Kepala Perpustakaan Universitas Djuanda, pendataan buku disesuaikan dengan format yang ideal. Tidak sampai sini, mahasiswa KKN juga persiapkan pelatihan pendataan buku bagi pengurus TBM BBC yang bertugas di bidang pendataan buku. 


Penanggung jawab dari pelatihan ini, Rafli menyebutkan adanya kegiatan lanjutan  diadakan agar pendataan buku yang ideal dapat dilanjutkan meski mahasiswa sudah menyelesaikan KKN.  


"Saya berharap agar pengurus TBM BBC yang bertugas pada pendataan buku dapat mengimplementasikan dan melanjutkan kegiatan dengan dibekali pengetahuan melalui pelatihan ini," katanya.