JAKARTA, CEKLISSATU -- KAI Commuter tetap mengoperasikan 1.048 perjalanan Commuter Line Jabodetabek, Selasa (28/01/2025), yang bertepatan dengan cuti bersama. 

Dengan pengoperasian yang tetap mengacu pada hari kerja ini, pengelola berharap masyarakat tetap dapat bermobilisasi secara normal menggunakan kereta Commuter Line.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus memastikan langkah tersebut untuk wilayah Jabodetabek. 

Baca Juga: Liburan Imlek dan Isra Mi"raj, Pagi ini 7 Ribu Kendaraan Sudah Melintas 

“Pola operasi yang mengacu pada hari kerja ini dilakukan untuk mengakomodasi masyarakat yang tetap melakukan aktivitas sehari-hari pada cuti bersama,” ungkap Joni kepada ceklissatu.com, Sabtu (25/01/2025).

Sementara pada hari libur atau tanggal merah, volume pengguna lebih sedikit dibandingkan hari kerja. Maka itu KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 959 perjalanan setiap harinya di seluruh lintas Jabodetabek, dimulai pukul 04.00-24.00 WIB.

Joni menambahkan bahwa pengurangan jumlah perjalanan pada hari libur atau Sabtu/Minggu tersebut digunakan KAI Commuter untuk perawatan sarana Commuter Line secara berkala agar keandalan sarana saat beroperasi pada hari kerja tetap optimal. 

Baca Juga: Liburan Imlek dan Isra Mi'raj, Polres Bogor Siagakam 300 Personel di Jalur Puncak

“Perawatan dilakukan untuk mempersiapkan operasional pada hari-hari kerja yang merupakan hari dengan volume pengguna terbanyak,” tambah Joni.

Commuterline 2.webp
JELANG CUTI BERSAMA: KAI Commuter tetap mengoperasikan 1.048 perjalanan Commuter Line Jabodetabek, Selasa (28/01/2025), yang bertepatan dengan cuti bersama.

Sementara itu, pada libur panjang akhir pekan besok, diprediksi jumlah volume pengguna Commuter Line Jabodetabek sebanyak 3,5 juta orang atau rata-rata sebanyak 716 ribu orang per harinya. 

Stasiun-stasiun yang akan dipadati oleh pengguna yang berlokasi di sekitar tempat wisata dan pusat perbelanjaan, seperti Stasiun Bogor, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Jakarta Kota, dan  Stasiun Ancol yang bersisian dengan Taman Impian Jaya Ancol.

Baca Juga: Liburan Isra Mi'raj dan Imlek, Sebanyak 25.000 Kendaraan akan Masuk ke Kota Bogor Tiap Harinya

Commuter Line Basoetta dan Commuter Line Merak selama Libur Panjang

Untuk mengakomodasi peningkatan pengguna yang akan menuju Bandara Soekarno-Hatta, KAI Commuter mengoperasikan 64 perjalanan Commuter Line Basoetta setiap harinya pada libur panjang akhir pekan esok, mulai Sabtu-Rabu (25-29/1). 

Dengan operasional tersebut, diharapkan KAI Commuter dapat melayani pengguna sebanyak 5-7 ribu orang per harinya.

Baca Juga: Tak Ada Pengalihan Arus Lalu Lintas Saat Libur Panjang Imlek di Bogor

Untuk memudahkan pengguna, saat ini transaksi pembayaran tiket Commuter Line Basoetta sudah dapat menggunakan QRIS atau kartu Debit/Kredit Bank. 

Sebelumnya, pembelian tiket juga sudah dapat dilakukan melalui C-Access, Access by KAI, dan website: reservation.kci.id mulai H-7 jadwal keberangkatan, serta menggunakan KMT dengan minimal saldo 70 ribu.

Sementara untuk Commuter Line Merak, KAI Commuter akan mengoperasikan sebanyak 14 perjalanan tiap harinya, dengan total kapasitas pengguna sebanyak 10.685 orang per harinya. 

Baca Juga: Rayakan Keberuntungan Imlek dan Cap Go Meh dengan Kemeriahan Menu Dimsum di Bigland Bogor Hotel

Pada periode libur panjang tersebut, diprediksi pengguna Commuter Line Merak berdasarkan data sebanyak 313.361 orang selama periode 13 Juni – 14 Juli 2024.

Untuk melakukan reservasi dan pembelian tiket Commuter Line Merak dapat melalui Access by KAI yang dapat dilakukan pada H-7 sebelum hari keberangkatan atau pembelian langsung di stasiun, selama persediaan masih ada. 

Pengguna diharapkan datang lebih awal untuk verifikasi data sebelum keberangkatan.

Baca Juga: Kapolres Bogor Menerima Silaturahmi Dari Keluarga Bayi yang Tertukar, Beri Pesan Terus Jaga Hubungan Baik

"KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna Commuter Line Jabodetabek, Basoetta, dan Merak untuk selalu mengikuti aturan selama perjalanan," terangnya. 

"Kepada para pengguna yang membawa keluarga dan anak, untuk selalu menjaga dan mengawasinya selama di kereta dan stasiun, serta mengikuti arahan petugas dan tetap waspada serta selalu menjaga keselamatan," tutup Joni.