JAKARTA, CEKLISSATU - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan operasional yang terjadi pada KA 1 Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi - Gambir di Emplasemen Stasiun Pegaden Baru wilayah Daop 3 Cirebon pada Jumat, 1 Agustus 2025 pukul 15.47 WIB.
Saat ini proses evakuasi sarana masih berlangsung dan kedua jalur (hulu dan hilir) di lokasi kejadian belum dapat dilalui. Guna meminimalisir dampak dan memastikan keselamatan serta kenyamanan pelanggan, KAI Daop 1 Jakarta melakukan sejumlah penyesuaian operasional termasuk pengalihan rute, perubahan rangkaian, keterlambatan keberangkatan, hingga pembatalan perjalanan.
*KA Mengalami Keterlambatan Keberangkatan*
Beberapa KA dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen mengalami kelambatan keberangkatan dengan rincian sebagai berikut:
KA 36 Gajayana relasi Gambir – Malang: berangkat dari Gambir dengan keterlambatan 154 menit
KA 42 Sembrani relasi Gambir – Surabaya Pasar Turi: berangkat dari Gambir dengan keterlambatan 191 menit
KA 32 Pandalungan relasi Gambir – Jember: masih berada di Stasiun Gambir
KA 4 Argo Bromo Anggrek relasi Gambir – Surabaya Pasar Turi: masih berada di Stasiun Gambir
KA 108 Senja Utama Yogyakarta relasi Pasarsenen – Yogyakarta: masih berada di Stasiun Pasarsenen
KA 14 Argo Lawu relasi Gambir – Solo Balapan: masih berada di Stasiun Jakarta Kota
*Perubahan Pola Operasi dan Stamformasi KA*
KA 4 Argo Bromo Anggrek yang terdampak secara langsung mengalami pola operasi memutar via lintas selatan.
Perubahan Stamformasi: dari 2T, 8K1SSNG, 1M1, 1P menjadi 8K1SSNG, 1K1SS, 1M, 1P.
Layanan kereta compartemen (2T) tidak dapat dioperasikan, sehingga pelanggan compartemen akan mendapatkan pengembalian bea 100% dan dapat melanjutkan perjalanan dengan kelas eksekutif yang telah disesuaikan.
Comment