BANDUNG, CEKLISSATU.COM - Pemerintah Kota Bandung mendorong arah pembangunan yang semakin presisi dan tepat sasaran melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. 

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, setiap kebijakan publik harus disusun berbasis data dan fakta akurat. 

Farhan menyebut, data statistik memiliki peran strategis dalam perumusan kebijakan publik. 

Baca Juga: Kota Bandung Alami Deflasi Month to Month, Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau Andil l -0,12 Persen

Menurutnya, pembangunan tidak boleh lagi didasarkan pada asumsi atau perasaan, melainkan pada angka yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dia menambahkan, arah pembangungan bukan lagi didasarkan pada asumsi, guna menjaga pertumbuhan ekonomi serta menekan ketimpangan di Kota Bandung.

Hal tersebut disampaikan Farhan dalam Sosialisasi Sensus Ekonomi dan Pembinaan Statistik Sektoral yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung, Selasa (23/12/2025).

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Rencanakan Retreat Kepala Daerah Terpilih, Agar Paham Arah Pembangunan Negara

"Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi fondasi penting bagi kita semua dalam melihat gambaran perekonomian, khususnya Kota Bandung, melalui data dan angka yang akurat," ujar Farhan.

Farhan menyebutkan, sejumlah indikator ekonomi saat ini menjadi perhatian Pemkot Bandung, di antaranya rasio gini dan pertumbuhan ekonomi.