"Tidak Pak," jawab Emen. "Yang bener adalah?" Dedi bertanya lagi. "KKSU," jawab Emen.

Kemudian Dedi Mulyadi menanyakan siapa pihak yang meminta uang tersebut kepada sopir angkot hingga persoalan itu ramai dan viral di media sosial? Emen kembali menjawab KKSU.

Baca Juga: Soal Adanya Dugaan Pungli, Bupati Bogor Rudy Susmanto: Jika Ada Oknum Pemkab yang Terlibat akan Kami Copot

Dedi Mulyadi lalu kembali bertanya kepada Emen soal keterkaitan Dadang Kosasih selaku Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Kabupaten Bogor yang sempat viral.

"Waktu pemotongan Pak Dadang pernah meminta?" tanya Dedi Mulyadi. "Gak pernah," kata Emen.

Dalam percakapan itu juga diketahui Dadang hadir hanya saat penyerahan bantuan secara simbolis di Polres Bogor yang juga dihadiri Dedi Mulyadi.

Dadang menyampaikan bahwa Dishub Kabupaten Bogor tidak dilibatkan saat penyerahan bantuan yang bersumber dari Baznas Provinsi Jabar dan bjb Peduli, karena hal itu dilakukan oleh Dishub Provinsi Jabar.

Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sindir Bupati Indramayu Lucky Hakim, Jalan-jalan ke Jepang Tanpa Izin Dirinya

Dedi Mulyadi lalu menegaskan, apa yang terjadi bukan rekayasa melainkan fakta sehingga kalau benar katakan benar, kalau tidak katakan tidak.