"Ini yang harus menjadi fokus dan berdasarkan informasi dari Kepala Dinas Perkebunan itu kan ada orang yang punya duit," tegas Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi mengungkapkan, kerugian tidak berhenti di situ. Perusakan kebun teh berpotensi membawa risiko bencana yang tidak kecil, terutama di kawasan Bandung Selatan yang rawan terhadap perubahan tata ruang.
"Bencana yang ditimbulkan karena perubahan alokasi penanaman itu kan berat banget Bandung itu," tegas Dedi Mulyadi.
Saat ditanya mengenai identitas pihak yang diduga berada di balik perusakan tersebut, Dedi Mulyadi menyatakan hal tersebut menjadi ranah penyidik.
Namun demikian, pihaknya memastikan akan mengawal proses hukum hingga tuntas, mengingat kerugian negara sangat besar dan dampak ekologisnya berjangka panjang.
Baca Juga: Baru 7 Bulan Menjabat, Dirut Bank BJB Yusuf Saadudin Tutup Usia, Ini Kata Dedi Mulyadi
"Ya kalau kata orang kan bilangnya orang yang punya uang. Saya apakah orang yang punya uang itu perorangan atau korporasi nanti biarkan penyidik yang menentukan," kata Dedi Mulyadi.
Comment