TANJUNGBALAI, CEKLISSATU - Anggota DPRD Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, Mukmin Mulyadi ditahan usai diperiksa penyidik Ditresnarkoba Polda Sumut. Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini diduga terlibat dalam penjualan narkoba jenis ekstasi sebanyak 2.000 butir.
Mukmin Mulyadi sendiri telah ditetapkan sebagai buron sejak 15 Oktober 2020. Namun Mukmin Mulyadi malah dilantik menjadi anggota DPRD Kota Tanjungbalai melalui pengganti antar waktu (PAW) pada 29 Maret 2023. Mukmin menggantikan rekannya, Naryadi yang meninggal dunia.
Mukmin Mulyadi hadir memenuhi panggilan penyidik untuk kali pertama sejak menyandang status buron. Mukmin datang dengan didampingi oleh kuasa hukumnya Selasa 18 April pada pukul 12.48 WIB. Pemeriksaan masih berlanjut hingga malam pukul 20.00 WIB.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Yemi Mandagi mengatakan Mukmin Mulyadi resmi ditahan terhitung Selasa malam, usai diperiksa selama sembilan jam.
"Dari kesimpulan gelar perkara, tersangka MM langsung kita lakukan penanganan malam ini juga," kata Yemi, Selasa 18 April 2023.
Usai dilakukan penahanan, kata dia, penyidik akan melengkapi berkas perkara untuk diserahkan ke pengadilan.
"Nanti setelah ini setelah hasil pemeriksaan kita serahkan ke tahti," ucapnya.
Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak mengatakan penindakan hukum akan dilakukan jika Mukmin Mulyadi tidak mau menyerahkan diri.
"Penindakan akan kita lakukan mulai dari soft hingga hard. Percayakan saja akan kita tindak tegas," ujarnya.
Panca mengaku tidak mengetahui bahwa Mukmin Mulyadi dilantik menjadi anggota DPRD Kota Tanjungbalai melalui pengganti antar waktu (PAW) pada 29 Maret 2023.
"Nanti kita lihat aja. Kita juga nggak tahu kalau dia ternyata dilantik," ungkap Panca.
Diketahui, Mukmin Mulyadi diduga terlibat dalam peredaran narkoba setelah seorang pria bernama Ahmad Dhairobi ditangkap Polda Sumut atas kepemilikan 2.000 butir pil ekstasi pada Oktober 2020.
Dalam persidangan, Ahmad Dhaorobi mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari Mukmin Mulyadi di sebuah gudang di Jalan Sudirman Kota Tanjungbalai. Namun saat dilakukan pengembangan, Mukmin Mulyadi berhasil kabur.
Belakangan, Mukmin Mulyadi ternyata dilantik menjadi anggota DPRD Kota Tanjungbalai. Pelantikan Mukmin Mulyadi sempat mendapat protes dari masyarakat Kota Tanjungbalai. Mereka melakukan aksi unjuk rasa ke Polda Sumut beberapa waktu lalu. Masyarakat kecewa karena Polda Sumut hingga kini tidak meringkus Mukmin Mulyadi.
Comment