BOGOR, CEKLISSATU - Sekitar tujuh hektare sawah di wilayah Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor mengalami puso atau gagal panen akibat kemarau dampak El Nino.

Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura Dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor Tatang Mulyadi membenarkan hal tersebut. Menurutnya ada dua kelompok tani dalam area sawah yang gagal panen itu.

"Sekarang yang terlaporkan kepada kami yang terkena puso 7 hektare di Kecamatan Ciawi itu ada dua kelompok tani," ungkapnya kepada wartawan, Kamis 31 Agustus 2023.

Baca Juga : Warga Terdampak Kekeringan di Kabupten Bogor Tembus 174.770 Jiwa

Sementara di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor tercatat telah menyalurkan bantuan air bersih kepada warga sebanyak 1.617.000 liter di tengah kemarau berkepanjangan ini.

Air yang disalurkan untuk para warga bervariasi mulai dari 2.500 liter hingga 30.000 liter.

"Jadi khusus untuk kebutuhan dasar. Bisa bertahan 2-3 hari. Apalagi yang bener-bener mengandalkan dukungan dari kita bisa 2 hari sekali minta," kata Plt Kepala BPBD Kabupaten Bogor, Asep Sulaemen. 

ERUL