JAKARTA, CEKLISSATU - Belakangan cuaca di Indonesia tidak menentu masih sulit untuk diprediksi. Maka itu anda perlu menjaga imunitas tubuh terhadap cuaca yang tidak menentu.
Merubah pola makan dengan menyesuaikan cuaca yang ekstrim, membantu melawan patogen berbahaya dan organisme penyebab penyakit.
Dilansir dari laman Healthline ada cara selain vitamin dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan metabolisme.
1. Perbanyak Makanan yang Mengandung Nabati
Makanan nabati seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan polong-polongan kaya akan nutrisi dan antioksidan yang membantu melawan patogen berbahaya.
Antioksidan yang ditemukan dalam makanan membantu mengurangi peradangan dengan melawan senyawa tidak stabil yang disebut radikal bebas, yang dimana dapat menyebabkan peradangan ketika menumpuk dalam jumlah tinggi di dalam tubuh.
2. Makan yang Mengandung Lemak Sehat
Lemak sehat yang terdapat pada minyak zaitun dan salmon dapat meningkatkan respon imun tubuh terhadap patogen dengan cara mengurangi peradangan.
Sementara peradangan ringan adalah respons normal terhadap stres atau cedera, peradangan kronis dapat menekan sistem kekebalan tubuh.
3. Batasi Konsumsi Gula Berlebih
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa tambahan gula dan karbohidrat olahan dapat berkontribusi secara tidak proporsional terhadap kelebihan berat badan dan obesitas.
Obesitas juga dapat meningkatkan risiko penyakit. Sebuah studi observasi terhadap sekitar 1.000 orang menemukan bahwa orang gemuk yang menerima vaksin flu dua kali lebih mungkin terkena flu dibandingkan orang yang tidak divaksinasi obesitas.
Membatasi asupan gula mengurangi peradangan, mendorong penurunan berat badan, dan mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
4. Rutin Untuk Olahraga
Olahraga berat yang berkepanjangan dapat menekan sistem kekebalan tubuh, sementara olahraga ringan dapat meningkatkannya.
Penelitian telah menunjukkan bahwa satu sesi aktivitas fisik sedang dapat membuat vaksin lebih efektif pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah.
Selain itu, olahraga ringan secara teratur dapat mengurangi peradangan dan membantu sel-sel kekebalan beregenerasi secara teratur.
Contoh olahraga ringan termasuk jalan cepat, bersepeda teratur, joging, berenang, dan hiking ringan.
Tentu saja, kebanyakan orang harus melakukan olahraga setidaknya 150 menit per minggu.
5. Waktu Tidur Cukup
Tidur dan kekebalan tubuh sangat erat kaitannya. Kualitas tidur yang kurang atau buruk justru membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit.
Sebuah penelitian terhadap 164 orang dewasa sehat menemukan bahwa mereka yang tidur kurang dari 6 jam setiap malam lebih mungkin terserang flu, daripada mereka yang tidur lebih dari enam jam setiap malam.
Istirahat yang cukup dapat meningkatkan kekebalan alami Anda. Plus, saat Anda sakit, Anda bisa tidur lebih banyak sehingga sistem kekebalan Anda bisa melawan penyakit dengan lebih baik.
Dari apa yang sudah dijelaskan semoga cara tersebut dapat membantu anda untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan dijauhi dari penyakit.
Sumber : Healthline
Comment