JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Bawang hitam yang selama ini dikenal sebagai bahan herbal ternyata menyimpan potensi untuk mendukung kesuburan pria. 

Kaya akan antioksidan, bawang hitam yang merupakan bawang putih fermentasi itu diduga mampu membantu meningkatkan produksi sperma dan menjaga kesehatan sel reproduksi pria.

Tingkat kesuburan reproduksi pria ditentukan oleh jumlah sperma yang dihasilkan.

Sperma merupakan sel reproduksi pada pria yang nantinya akan membuahi sel telur. Jumlah sperma mengacu pada jumlah rata-rata sperma yang ada dalam satu sampel mani. 

Baca Juga: Ini Manfaat Buah Pisang Untuk Kesehatan, Bisa Meningkatkan Kesuburan Pria

Jumlah sperma merupakan faktor penting dalam kesuburan pria. 

Maka dari itu, penting untuk meningkatkan jumlah sperma karena akan berpengaruh pada peluang kehamilan pasangannya. 

Beberapa faktor dapat meningkatkan produksi sperma, yaitu hormon yang digunakan untuk mengontrol produksi dan perkembangan sperma, pemberian bahan alam. 

Salah satu bahan alami yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesuburan pria adalah bawang hitam. 

Baca Juga: Pemkab Bogor Ajak Semua Pihak Perkuat Penanggulangan HIV Demi Capai Target Ending AIDS 2030

Bawang hitam adalah hasil dari proses fermentasi bawang putih segar yang disimpan pada suhu 60–70ºC selama 30–40 hari. 

Perubahan warna, tekstur, dan rasanya didapatkan dari proses fermentasi ini. 

Manfaat bawang hitam paling banyak didapatkan dari berbagai senyawa bioaktif di dalamnya yang memiliki sifat antioksidan, seperti polifenol, fenol, alkaloid, flavonoid, dan s-allylcysteine (SAC). 

Selain itu, bawang hitam juga mengandung berbagai nutrisi, seperti asam amino, karbohidrat, serat, zat besi, zinc, kalium, sulfur, magnesium, fosfor, kalsium, serta vitamin C, B1, B2, B3, dan B6. 

Baca Juga: Rambutan: Buah Tropis yang Lezat dan Kaya Manfaat Untuk Kesehatan

Dikutip dari laman Universitas Airlangga, Senin (5/1/2026), selain menangkal radikal bebas, antioksidan dalam bawang hitam juga dapat mengurangi peradangan dalam tubuh, meningkatkan kekebalan tubuh, dan meningkatkan fungsi kognitif. 

Antioksidan adalah zat yang berperan dalam menunda, mencegah, atau menghilangkan kerusakan akibat proses oksidatif pada target molekuler. 

"Antioksidan bertindak untuk menstabilkan radikal bebas dengan mendonorkan elektron sebagai reduktor sehingga dapat menghambat reaksi berantai," kata peneliti Unair, Rochmah Kurnijasanti.

Keberadaan antioksidan sangat dibutuhkan oleh tubuh baik dari sumber alami maupun sintetik. 

Baca Juga: Suka Konsumsi Buah Naga? Ini Manfaat yang Bakal Kamu Dapat

Antioksidan dari bahan herbal banyak digunakan karena diakui dapat memiliki efek sitotoksik dan efek samping yang lebih rendah daripada antioksidan sintetik. 

Beberapa senyawa yang dapat digunakan sebagai sumber antioksidan antara lain: fenolat, betalain, vitamin A, vitamin C, vitamin E, betakaroten, lutein, likopen, dan polifenol yang umumnya ditemukan. 

Bawang putih yang difermentasi menunjukkan lebih banyak antioksidan kuat dibandingkan dengan bawang putih segar. 

Disamping manfaat tersebut bawang hitam juga diduga dapat digunakan untuk meningkatkan produksi sperma.

Baca Juga: Selain Rasanya yang Enak dan Tinggi Antioksidan, Ini Manfaat Buah Manggis 

Dari hasil penelitian, mengungkap efek antioksidan dari ekstrak bawang hitam  dalam proses spermatogenesis dan jumlah sel sertoli mencit (Mus musculus) yang terkena panas. 

"Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pemberian ekstrak bawang putih fermentasi (Allium sativum L.) dapat mempertahankan jumlah sel spermatogenik dan Sertoli," ungkapnya. 

Pada mencit, setelah terkena panas pada suhu 40ºC dengan durasi 45 menit selama 54 hari dengan dosis optimum 250 mg/kg BB dalam meningkatkan jumlah sel spermatogenik dan sel sertoli. 

Baca Juga: Manfaat Kandungan Antioksidan Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit

Bawang putih yang difermentasi mengandung senyawa antioksidan, termasuk polifenol, alkaloid, flavonoid, S-alil-sistein, dan produk antioksidan yang berasal dari Reaksi Maillard. 

Flavonoid adalah fenolik senyawa dan merupakan salah satu metabolit sekunder pada tumbuhan yang berfungsi sebagai sumber antioksidan dan dilaporkan bahwa selama proses pembuatan Fermentasi bawang putih (Bawang Hitam), kadar antioksidan ini meningkat. 

"Bawang hitam merupakan salah satu herbal yang dapat dikembangkan dalam dunia kesehatan terutama sebagai peningkat jumlah spermagenik dan sei sertoli secara alami," tutupnya.