BOGOR, CEKLISSATU - Nyeri haid atau dismenore merupakan keluhan yang umum dialami perempuan saat menstruasi. Kondisi ini biasanya ditandai dengan rasa kram pada perut bagian bawah yang dapat disertai nyeri punggung, mual, hingga rasa tidak nyaman saat beraktivitas.

Menurut World Health Organization (WHO), nyeri haid termasuk masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami perempuan usia remaja hingga dewasa. Sementara itu, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengah perempuan mengalami nyeri menstruasi dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.

Meski obat pereda nyeri sering digunakan untuk mengatasi keluhan tersebut, terdapat beberapa cara alami yang dapat membantu meredakan nyeri haid ringan hingga sedang. Berikut beberapa metode yang didukung oleh penelitian dan rekomendasi ahli kesehatan.

1. Kompres Hangat pada Perut Bawah

Salah satu cara yang paling sering direkomendasikan untuk mengurangi nyeri haid adalah menggunakan kompres hangat atau heating pad pada area perut bagian bawah.

Baca Juga: Haidar Alwi Singgung Hoax Ajakan People Power

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam BMC Women's Health, terapi panas dapat membantu melemaskan otot rahim yang berkontraksi selama menstruasi sehingga intensitas nyeri berkurang. Penggunaan kompres hangat selama sekitar 15 hingga 20 menit juga dapat meningkatkan aliran darah pada area yang terasa nyeri.

Selain menggunakan kantong air hangat, masyarakat juga dapat memanfaatkan handuk hangat yang ditempelkan pada perut bagian bawah selama beberapa menit.

2. Mengonsumsi Teh Jahe Hangat

Jahe telah lama digunakan sebagai bahan alami untuk membantu mengurangi berbagai keluhan kesehatan, termasuk nyeri menstruasi.