JAKARTA, CEKLISSATU – Presiden terlama di dunia ada di Negara Guinea Khatulistiwa atau Guinea Ekuatorial, dimana presidennya adalah Presiden Teodoro Obiang Nguema.
Negara Guinea Khatulistiwa atau Guinea Ekuatorial kembali mengadakan pemilihan presiden pada Minggu 20 November 2022.

Dalam pemeilihan presiden ini, Presiden Teodoro Obiang Nguema akan kembali memimpin negara penghasil minyak di Afrika Barat ini.

Presiden Teodoro Obiang Nguema telah menjadi presiden selama 43 tahun, yang menjadikannya sebagai presiden terlama di dunia.

Baca Juga : Singgung Persatuan Saat Pemilu 2024, Ma’ruf Amin Tutup Muktamar Muhammadiyah

 
Lebih dari 400.000 orang mendaftar untuk memberikan suara di negara berpenduduk sekitar 1,5 juta.
 
Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasogo (80) telah memimpin rezim yang ditandai dengan dugaan pelanggaran hak asasi manusia termasuk penyiksaan dan penghilangan. 

Pengamat melihat Obiang (80) selalu terpilih dengan lebih dari 90% suara dalam jajak pendapat. Meski ada keluhan lama dari kelompok hak asasi atas kurangnya kebebasan politik.

Dia bersaing untuk masa jabatan keenam melawan dua kandidat oposisi Buenaventura Monsuy Asumu dan Andres Esono Ondo. 

Obiang mempunyai cengkeraman yang kuat di negara kaya minyak itu, dengan anggota keluarga berada dalam peran kunci pemerintah. Putranya yang eksentrik, yang menjabat sebagai Wakil Presiden negara itu, Teodoro "Teodorin" Nguema Obiang Mangue.

"Pemilihan presiden benar-benar tanpa ketegangan," kata Analis Senior Afrika di Perusahaan Intelijen Risiko, Verisk Maplecroft, Maja Bovcon, seperti dikutip dari Reuters, Minggu 20 November 2022. 

"Pemilihan hanyalah kosmetik. Tidak ada yang akan berubah,” kata Profesor Ana Lucia Sa, spesialis politik dan rezim otoriter Afrika di University Institute of Lisbon seperti dilansir dari BBC, Minggu 20 November 2022.

Guinea Khatulistiwa hanya memiliki dua presiden sejak kemerdekaannya dari Spanyol 1968. Obiang menggulingkan pamannya Francisco Macias Nguema dalam kudeta pada 1979.