CIANJUR, CEKLISSATU - Aktivitas perekonomian di sejumlah pasar tradisional Cianjur mulai kembali normal, pasca gempa bumi magnitudo 5,6 pada 21 November 2022.
Gempa sempat membuat aktivitas jual beli di pasar tradisional di wilayah itu sepi pembeli dan sulitnya distribusi barang dagangan.
Salah satunya di Pasar Bojong Meron, Kecamatan Cianjur Kota ini, setelah sepekan sepi kini tampak mulai ramai kembali.
Lukman (46) salah satu pedagang tempe mengatakan perekonomian mulai menggeliat sejak, Kamis 1 Desember 2022 kemarin.
Baca Juga : KAI Tawarkan Tiket Murah Liburan Nataru, Harga Mulai Rp 30 Ribu
"Kalau pengunjung sudah mulai ramai dari hari Kamis kemarin, meskipun pendapatan belum normal seperti sebelum gempa," ujarnya.
Lukman juga mengaku rumahnya terkena dampak gempa. Namun ia bersyukur hanya rusak ringan sehingga masih bisa ditempati dan bisa usaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Alhamdulillah cuma rusak ringan, jadi saya masih bisa dagang," tambahnya.
Sementara itu di posko pengungsian Lapangan Perawata Sari, Kelurahan Sawah Gede, Kecamatan Cianjur Kota, warga yang mengungsi mulai berkurang. Warga memilih tinggal kembali ke rumahnya masing-masing atau hidup bersama keluarganya di daerah lain.
Tercatat, dari semula 1.116 jiwa yang mengungsi di Lapangan Parawata Sari kini hanya berjumlah 400 orang.
Comment