BOGOR,.CEKLISSATU.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan Korve kebersihan yang di ikuti Personel gabungan TNI dan Polri, Forkopimda, beberapa organisasi seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor serta berbagai unsur elemen Masyarakat lainnya, yang digelar pada Senin (16/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq bersama jajaran, didampingi Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin, Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi,
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari aksi Jumat Bersih (Jumsih) yang sebelumnya dilaksanakan di kawasan Surya Kencana, Jalan Roda, Jalan Bata, Jalan Pedati, dan Lawang Seketeng pada Jumat (13/2/2026).
Baca Juga: Aksi Bersih Situ Dukung Gerakan Indonesia ASRI
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan kehadiran Menteri LH beserta jajaran semakin menguatkan komitmen Kota Bogor dalam mewujudkan kota yang bersih serta menyelesaikan persoalan sampah dari hulu hingga hilir.
“Alhamdulillah pagi hari ini kita kedatangan dua tamu penting, Menteri LH dan Wakil Menteri LH beserta seluruh jajaran. Kehadiran beliau-beliau ke Kota Bogor menguatkan komitmen Kota Bogor untuk menjadikan Kota Bogor bersih dan terus berupaya menyelesaikan sampah dari hulu ke hilir,” ujar Dedie kepada wartawan di lokasi kegiatan.
Menurut Dedie, saat ini Kota Bogor telah memiliki ratusan bank sampah dan puluhan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R. Selain itu, pengelolaan di sejumlah TPS juga telah beralih dari sistem open dumping menjadi controlled landfill.
“Kita punya ratusan bank sampah, puluhan TPS 3R, dan sebagian TPS sudah controlled landfill. Insya Allah tahun ini kita akan mendapatkan program dari Pemerintah Pusat, yakni Waste to Energy atau sampah menjadi energi listrik. Dengan proses yang sudah diinisiasi Pak Menteri, tentu Kota Bogor tidak boleh lengah dan harus terus berkomitmen,” tegasnya.
Dedie menambahkan, hasil pembersihan di sejumlah ruas jalan yang sebelumnya dinilai kumuh kini sudah terlihat lebih tertata dan bersih.
“Bapak Menteri bisa lihat sendiri, tadinya hampir tidak ada harapan, sekarang sudah jauh lebih bersih. Dan insya Allah kita pertahankan,” ujarnya.
Baca Juga: Menuju Kota Bogor Bersih, Dedie Rachim Perkuat Program Jumsih 2 Kali Sepekan
Ke depan, Pemkot Bogor juga akan melaksanakan program pembersihan sekaligus relokasi pedagang di kawasan Pasar Anyar. Dedie turut mengajak masyarakat untuk mendukung program nasional Presiden melalui gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
“Kita minta kesadaran masyarakat untuk turut serta merespons apa yang diinginkan Presiden dalam program ASRI: Aman, Sehat, Resik, Indah. Insya Allah Bogor selalu mendukung program nasional,” tuturnya.
Terkait pengawasan penataan dan kebersihan pasar, Pemkot Bogor menunggu terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) mengenai pelaksanaan korvey dua kali dalam sepekan.
“Kemarin ada pembicaraan dengan Mendagri, beliau akan mengeluarkan Permendagri bahwa korve dilaksanakan oleh daerah dua kali dalam seminggu, hari Jumat dan Selasa. Model seperti ini akan menjadi gerakan besar di semua daerah, bukan hanya Bogor, untuk merespons persoalan sampah secara lebih bijak,” paparnya.
Program Korvey Kebersihan juga akan diberlakukan hingga tingkat kelurahan.
“Lurah itu adalah wali kota-wali kota kecil. Silakan turunkan kebijakan dari pusat ke daerah sampai ke wilayah. Camat sebagai koordinator tentu akan membantu,” kata Dedie.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi langkah Pemkot Bogor dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.
“Saya angkat topi untuk Pak Wali Kota dan warga Kota Bogor. Sukses selalu. Bagus, luar biasa,” ujar Hanif singkat.
Comment