“AI ini perangkat yang diharapkan bisa menyebarluaskan peluang usaha dengan marketing digital, tapi karakteristik pelaku usaha tidak bisa dimodifikasi oleh lembaga, pihak, atau kecerdasan apapun. AI hanyalah fasilitas dari perkembangan zaman yang harus diketahui oleh seluruh pelaku UMKM,” tuturnya.

Lebih lanjut, Jenal menyampaikan bahwa pelatihan tersebut menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memahami fungsi dan penggunaan AI dalam kegiatan usaha mereka.

Baca Juga: UMKM Jadi Penopang Penting Industri Otomotif Nasional, Maman Abdurarahman: Pemerintah Bakal Siapkan Ini

“Kendalanya kan selama ini masih banyak yang belum memahami fungsi AI. Karena itu, hari ini ada pelatihan dan praktik langsung oleh pihak yang memberikan edukasi bagi pelaku UMKM,” jelasnya

Selain itu, Jenal juga mengapresiasi antusiasme peserta yang tinggi terhadap kegiatan ini. Dari kuota 300 peserta, tercatat lebih dari 400 pendaftar yang ingin mengikuti pelatihan tersebut.

“Animo masyarakat sangat luar biasa. Kita batasi karena ruangannya terbatas. Dua hari ini bukan sekadar seremonial, tapi mereka benar-benar ingin belajar dan praktik langsung bagaimana AI bisa membantu mengembangkan usaha mereka,” ucapnya.