Program PSEL sendiri menjadi bagian dari strategi pemerintah pusat dalam menghadapi persoalan sampah dan transisi ke energi bersih demi kelangsungan masa depan bangsa.
 
Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan, pembangunan PSEL diharapkan mampu mengatasi persoalan pengelolaan sampah di daerah yang menghadapi volume sampah harian besar, TPA yang sudah overload, serta keterbatasan lahan. 

Baca Juga: Pantau Langsung Sejumlah Infrastruktur, Wabup Bogor Jaro Ade Pastikan Pembangunan Berjalan Baik

Pendekatan teknologi pengolahan berkapasitas besar yang proven ini dinilai mampu mereduksi volume sampah secara signifikan, mempercepat proses pengolahan, serta menghasilkan energi listrik ramah lingkungan.

“Proses yang dilakukan saat ini merupakan langkah percepatan agar ketika Rancangan Peraturan Presiden tentang Penanganan Sampah Perkotaan melalui Pengolah Sampah Menjadi Energi Terbarukan telah ditetapkan oleh Bapak Presiden, pembangunan PSEL dapat segera dimulai,” ungkap Hanif.

IMG_20251010_182618.webp

Menurutnya, pembangunan fasilitas PSEL adalah solusi konkret untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah di kota-kota besar yang menghasilkan lebih dari 1.000 ton sampah per hari. 

Baca Juga: Pemkab Bogor Libatkan CSR untuk Perbaikan Puskesmas Citeureup Pascakebakaran

Teknologi ini akan mengubah beban lingkungan menjadi sumber energi terbarukan yang bermanfaat bagi masyarakat.