BOGOR, CEKLISSATU.COM - Jelang masa akhir jabatan, Direksi Perumda Tirta Pakuan menyampaikan laporan evaluasi kinerja kepada Wali Kota Bogor, Dedie Rachim.
Dedie Rachim menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas capaian serta kinerja luar biasa yang telah ditorehkan jajaran direksi bersama seluruh insan Perumda Tirta Pakuan selama periode kepemimpinan mereka.
Menurutnya, Perumda Tirta Pakuan berhasil menunjukkan kinerja yang tangguh, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Berbagai program pembangunan dan pengembangan infrastruktur air bersih telah direalisasikan Perumda Tirta Pakuan.
Dedie menyebut, cakupan layanan pelanggan terus meningkat, serta kinerja keuangan menunjukkan pertumbuhan positif, baik dari sisi pendapatan maupun laba perusahaan.
Selain itu, inovasi digital, efisiensi operasional, dan komitmen terhadap mutu pelayanan juga menjadi catatan penting dalam laporan evaluasi tersebut.
Baca Juga: Normalisasi Perbaikan Kebocoran Pipa Tirta Pakuan di Rangga Mekar Dikebut
"Capaian tersebut menjadi bukti kuat dari kepemimpinan yang solid dan visi yang terarah. Saya berharap semangat, kerja sama, dan dedikasi yang ada terus berlanjut agar Tirta Pakuan semakin unggul, profesional, dan berkelanjutan," ujar Dedie, Rabu (29/10/2025).
Dengan capaian yang telah diraih, Dedie Rachim berharap Perumda Tirta Pakuan terus menjadi contoh keberhasilan pengelolaan air bersih daerah, sekaligus berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bogor.
Dirut Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan dalam paparannya menyampaikan Key Performance Indicator (KPI) yang menjadi alat ukur utama.
Baca Juga: Perumda Tirta Pakuan Sosialisasikan Zona Air Minum di Ranggamekar, Ini Kualitasnya
Sebab KPI PDAM merupakan metrik untuk mengukur kinerja keuangan dan nonkeuangan perusahaan, yang meliputi perspektif keuangan pendapatan biaya, jumlah kepuasan pelanggan, proses bisnis serta pertumbuhan pengembangan dan pembelajaran.
"Kita paparkan capaian apa saja, kemudian tantangan yang dihadapi, persoalan, program ke depan yang masih harus dikerjakan oleh PDAM, karena kan ada yang sudah dikerjakan, dalam proses, dan akan dikerjakan di tahun berikutnya," ujarnya.
Selain itu, Perumda Tirta Pakuan juga memiliki fungsi atau bagian untuk menjalankan RPJMD, RPJPD, serta RPJMN yang juga harus diselesaikan.
Baca Juga: Rino Datangi SPPG Ciwaringin dan Teplan Pastikan Kandungan Air untuk MBG Kota Bogor Aman
"Termasuk bagaimana ke depan rencana bisnis yang akan dilakukan oleh PDAM apa yang sudah terlaksana dan apa yang belum," ujarnya.
Rino mengatakan, Dedie Rachim menyampaikan masukan agar Perumda Tirta Pakuan mampu melakukan mitigasi persoalan atau tantangan yang akan dihadapi ke depan.
Sehingga apapun tantangan yang akan dihadapi ke depan bisa diselesaikan dan dijawab dengan solusi.
Baca Juga: Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Perumda Tirta Pakuan Tingkatkan Pelayanan Pelanggan
"Karena perusahaan atau organisasi kadangkala tidak bisa berjalan optimal karena telat atau salah mengambil langkah dalam menjawab tantangan dan persoalan. Jadi kita harus melakukan mapping jangan sampai telat," ujarnya.
Ke depan, lanjut Rino, Perumda Tirta Pakuan memiliki beberapa capaian yang masih harus dikejar.
Di antaranya adalah pengolahan air limbah. Karena saat ini capaian pelanggan Perumda Tirta Pakuan dari sambungan pipa hingga pelayanan di luar sambungan dan sebagainya sudah hampir mencakup 100 persen.
Baca Juga: Perumda Tirta Pakuan Kolaborasi dengan Perusahaan Swasta, Dedie Rachim: Optimalisasi Aset
"Ke depan, pengolahan air limbah juga menjadi prioritas yang harus dikerjakan, sejalan dengan program pemerintah pusat," tutup Rino.
Comment