BOGOR, CEKLISSATU.COM - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memimpin upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (HUT Korpri) ke-54 tahun 2025 yang digelar di Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Senin, (1/12/2025)
Selain pelaksanaan upacara, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Formasi Tahun Anggaran 2025.
Dalam kesempatan memimpin upacara, Wali Kota, Dedie A Rachim mengajak seluruh peserta upacara untuk mendoakan para korban bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia.
Baca Juga: Besok, Lapangan Sempur Bogor Ditutup Sementara untuk Publik, Ini Sebabnya
“Marilah sejenak kita menundukkan kepala, berdoa bagi saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana alam, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujarnya.
Dedie juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Korpri.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Bogor, saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun KORPRI ke-54 kepada seluruh anggota KORPRI, khususnya di lingkungan Pemerintah Kota Bogor,” tuturnya.
Peringatan HUT Korpri ke-54 tahun ini mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI dalam Mewujudkan Indonesia Maju.” Dedie menegaskan bahwa Korpri merupakan tulang punggung pelayanan publik.
“KORPRI memegang peranan strategis sebagai pelayan masyarakat dan garda terdepan dalam mewujudkan harapan warga Kota Bogor,” terangnya.
Pada acara tersebut, Pemerintah Kota Bogor resmi menyerahkan SK pengangkatan PPPK Paruh Waktu berdasarkan Keputusan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2025 dan SK Wali Kota Bogor Nomor 800.1.2.5/Kep.472-BKPSDM/2025. Sebanyak 3.868 PPPK Paruh Waktu ditetapkan mulai TMT 1 Oktober 2025 dan mulai bertugas pada 1 Januari 2026.
Baca Juga: Besok, Lapangan Sempur Bogor Ditutup Sementara untuk Publik, Ini Sebabnya
Adapun rincian penerima SK PPPK diantaranya, Guru: 200 orang,Tenaga kesehatan: 17 orang,Tenaga teknis: 3.651 orang, terdiri dari:, Pengelola Umum Operasional: 749 orang, Operator Layanan Operasional: 2.492 orang, Pengelola Layanan Operasional: 116 orang, Penata Layanan Operasional: 294 orang
Menurut Dedie, pengangkatan PPPK Paruh Waktu dilakukan untuk menghindari pemutusan hubungan kerja massal, mempertahankan SDM berpengalaman, meningkatkan kualitas layanan publik, serta memberikan legalitas dan kepastian hukum bagi tenaga non-ASN.
Kepada para PPPK Paruh Waktu, Dedie menekankan pentingnya integritas dan profesionalitas.
“Seiring dengan hak yang diterima hari ini, ada tanggung jawab besar yang menyertai. PPPK Paruh Waktu dituntut menunjukkan kinerja terbaik, menjaga integritas, dan mampu bersinergi dengan seluruh pegawai,” tegasnya.
Menutup amanatnya, Wali Kota Bogor berharap seluruh PPPK Paruh Waktu dapat menjalankan tugas dengan penuh pengabdian.
“Selamat bertugas kepada seluruh PPPK Paruh Waktu Formasi Tahun Anggaran 2025. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan perlindungan dalam pengabdian kepada masyarakat Kota Bogor,” tutupnya.
Comment