KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar upacara peringatan Hari Guru Nasional di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Selasa (25/11/2025).
Dalam momentum tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan para guru di Kabupaten Bogor.
Kabupaten Bogor yang memiliki wilayah luas meliputi 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan disebut Rudy sebagai daerah dengan tantangan besar dalam urusan pendidikan.
Baca Juga: Hari Guru Nasional dan HUT PGRI, Sekda Kota Bogor Ajak Guru Kenang Jasa Pahlawan Bidang Pendidikan
Para guru, khususnya yang bertugas di wilayah pelosok, dinilai memiliki peran luar biasa dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Ia juga menyoroti kondisi guru di wilayah perkotaan yang meski akses dan transportasinya lebih baik, tetap menghadapi sejumlah persoalan di lapangan.
"Di wilayah pelosok, para guru dari sisi aksesibilitas, transportasi menuju tempat sekolah, kondisinya walaupun masih banyak yang kurang, tapi lebih baik daripada beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto.
Baca Juga: Dibalik Lelah yang Tak Terucap: Raden Minda Kusumah Persembahkan Pesan Cinta untuk Guru di Indonesia
Rudy menegaskan bahwa perjuangan para guru patut mendapat apresiasi setinggi-tingginya.
"Tentu mereka pun setiap hari berjuang, datang ke sekolah, mendidik anak-anak kita, mendidik siswa-siswi kita. Tujuannya adalah untuk membangun bangsa bersama-sama. Sekali lagi saya mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemkab Bogo terus mencari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan guru.
Baca Juga: Kapolsek Dramaga bersama Forkopimcam Hadiri Upacara Hari Guru Nasional di SMP Negeri 1 Dramaga
"Kami pun pemerintah kabupaten tidak tinggal diam, kita juga berpikir bersama-sama bagaimana untuk turut serta dengan kesejahteraan para guru khususnya yang ada di Kabupaten Bogor,” terang Rudy Susmanto.
Salah satu langkah nyata, kata Rudy, yakni menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat terkait status pegawai paruh waktu.
"Jadi salah satu supportnya kita pertama menindaklanjuti pemerintah kebijakan pusat di mana pegawai paruh waktu mayoritas adalah para guru-guru,” tutur Rudy Susmanto.
Baca Juga: 165 Ribu Guru Madrasah Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan
Rudy Susmanto menyebut, Pemkab Bogor telah menetapkan lebih dari sembilan ribu pegawai non-ASN dalam kebijakan tersebut.
"Kita sudah menetapkan kemarin sembilan ribu orang lebih, di antara yang hampir 50 persennya adalah para guru,” kata Rudy Susmanto.
Ia juga berharap pada 2026 pemerintah daerah dapat meningkatkan status dan kesejahteraan para guru tersebut.
"Dan mudah-mudahan 2026 untuk meningkatkan taraf kesejahteraan para guru-guru kita, kita menetapkannya sebagai pegawai penuh waktu PPPK,” pungkasnya.
Comment