Lanjut Suryanto Putra menyampaikan terus memantau kondisi di lapangan dan akan memastikan langkah-langkah selanjutnya dilakukan secara terkoordinasi.

"Keselamatan warga dan keberlanjutan usaha petani ikan menjadi prioritas utama kami," ujarnya.

Kemudian, Kabid Perikanan, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, Rohman menyampaikan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian, pendataan, dan verifikasi para pelaku usaha perikanan yang terdampak. 

Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Hadiri Rakor Pemberantasan Korupsi, Perkuat Sinergi KPK dan Pemerintah Daerah

Prioritas utama saat ini adalah pemulihan infrastruktur perikanan, terutama saluran irigasi dan sistem pengairan kolam.

“Infrastruktur akan diperbaiki terlebih dahulu agar kolam-kolam bisa kembali difungsikan. Setelah itu, baru dilakukan penyaluran bantuan benih ikan dari balai benih milik pemerintah,” katanya.

Menurutnya jenis benih yang akan disiapkan, di antaranya ikan nila, mas, tawes, lele, dan ikan hias, yang bersumber dari Balai Benih Ikan Cigentur dan Balai Benih Ikan Ciseeng.

"Upaya ini bisa membantu para pembudidaya ikan untuk tetap semangat melanjutkan usaha perikanannya," pungkasnya.