KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM - Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengakui masih terdapat sejumlah vendor atau mitra pemerintah yang belum menerima pembayaran proyek tahun anggaran 2025 dengan total mencapai Rp204 miliar. 

Kondisi tersebut, kata dia, menjadi catatan serius bagi legislatif dalam fungsi pengawasan.

Ia menegaskan, persoalan tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama, khususnya dalam proses perencanaan program dan penganggaran daerah agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Baca Juga: Yusfitriadi Nilai Salah Perencanaan Anggaran Penyebab Molornya Pembayaran Proyek Rp204 Miliar Pemkab Bogor

“Ketika merencanakan sesuatu, membuat apapun itu, betul-betul kita harus bisa melihat sumber pendapatan dan anggaran kita,” kata dia, Kamis (22/1/2026).

Sastra menyebut, persoalan keterlambatan pembayaran ini harus dijadikan pembelajaran, sekaligus momentum pembenahan di sektor pengelolaan anggaran.

Ia juga menyinggung perlunya pembenahan terhadap pihak-pihak yang memiliki tanggung jawab dalam urusan anggaran.

Baca Juga: Cegah KKN, Pemkab Bogor Serahkan Pengawasan Proyek ke KPK, Rudy Susmanto: Ini Bentuk Transparansi Pemerintah

Ia juga menyampaikan bahwa bupati dan Sekretaris Daerah berjanji akan melunasi proyek yang belum terbayarkan.

“Insya allah Februari dibayarkan,” kata dia.