“Di sini Bupati Bogor harus tegas kepada pejabat yang mainnya terhadap proyek ini,” katanya.
Kendati demikian, Johan tidak menutup kemungkinan adanya faktor alam sebagai penyebab kerusakan, namun menurutnya hal itu tetap harus dibuktikan secara ilmiah.
“Dugaan dimungkinkan juga karena force majeure faktor alam, namun demikian nanti biar bukti dan ahli yang memberikan kepastian,” jelasnya.
Johan menilai kerusakan jalan tersebut menjadi perhatian serius karema lokasinya berada di Desa Bojong Koneng, wilayah yang dikenal sebagai salah satu akses menuju kediaman Presiden Republik Indonesia.
Diberitakan sebelumnya, Aspal Jalan Raya Bojong Koneng Tapos, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, mengelupas pada Senin (29/12/25), sekitar pukul 15.30 WIB.
Ketua RT 3 RW 1 Desa Bojong Koneng, Makmur, mengatakan hujan deras menjadi pemicu utama terkelupasnya aspal jalan yang baru selesai dikerjakan.
“Hujankemarin gede jadi banyak air pada coplok (mengelupas) aspalnya,” kata Makmur saat ditemui Ceklissatu.com di lokasi, Selasa (30/12/25).
Comment