BOGOR, CEKLISSATU.COM - Kerusakan Jalan Raya Bojong Koneng Tapos, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, menuai sorotan dari Lembaga Swadaya Masyarakat, Peduli Rakyat Bogor (PRB).
Ketua LSM PRB, M. Johan, menilai perlu dilakukan kajian teknis secara objektif untuk memastikan penyebab jalan yang baru diaspal tersebut cepat rusak.
Menurut Johan, kajian harus difokuskan pada kesesuaian spesifikasi, ketebalan, dan kualitas aspal yang digunakan dalam proyek tersebut.
Ia mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor agar segera melakukan kajian teknis menyeluruh.
“Perlu penundaan bayaran sampai ada kepastian kajian terkait aspal yang digunakan, bila perlu uji lab kualitas aspal,” kata dia, Rabu (31/12/25).
Johan juga menegaskan, jika dalam kajian teknis ditemukan adanya pengurangan spesifikasi atau kualitas pekerjaan yang merugikan anggaran daerah, maka langkah hukum bisa ditempuh.
Selain itu, Johan meminta ketegasan dari pimpinan daerah terhadappejabat yang terlibat dalam proyek tersebut.
“Di sini Bupati Bogor harus tegas kepada pejabat yang mainnya terhadap proyek ini,” katanya.
Kendati demikian, Johan tidak menutup kemungkinan adanya faktor alam sebagai penyebab kerusakan, namun menurutnya hal itu tetap harus dibuktikan secara ilmiah.
“Dugaan dimungkinkan juga karena force majeure faktor alam, namun demikian nanti biar bukti dan ahli yang memberikan kepastian,” jelasnya.
Johan menilai kerusakan jalan tersebut menjadi perhatian serius karema lokasinya berada di Desa Bojong Koneng, wilayah yang dikenal sebagai salah satu akses menuju kediaman Presiden Republik Indonesia.
Diberitakan sebelumnya, Aspal Jalan Raya Bojong Koneng Tapos, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, mengelupas pada Senin (29/12/25), sekitar pukul 15.30 WIB.
Ketua RT 3 RW 1 Desa Bojong Koneng, Makmur, mengatakan hujan deras menjadi pemicu utama terkelupasnya aspal jalan yang baru selesai dikerjakan.
“Hujankemarin gede jadi banyak air pada coplok (mengelupas) aspalnya,” kata Makmur saat ditemui Ceklissatu.com di lokasi, Selasa (30/12/25).
Comment