KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui percepatan penanganan rumah tidak layak huni (Rutilahu).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan, komitmennya untuk menyelesaikan program Rutilahu dalam waktu maksimal tiga tahun, lebih cepat dari proyeksi umum sebelumnya yang membutuhkan lima tahun.

Berdasarkan data yang ada, jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Bogor mencapai sekitar 14 ribu unit. Angka ini tentu menjadi perhatian serius, karena menyangkut kualitas hidup ribuan keluarga.

Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Dukung Ketahanan Pangan di Puncak Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan Ke-189

"Oleh karena itu, kami mengambil langkah percepatan agar masyarakat tidak menunggu terlalu lama untuk memiliki hunian yang layak,” jelas Rudy.

Melalui APBD Perubahan 2025, Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyiapkan kurang lebih 3.750 unit rumah untuk diperbaiki, tersebar di 40 kecamatan dan 416 desa. 

Program ini berjalan paralel dengan intervensi pembangunan lain, termasuk melalui sinergi bersama TNI, Polri, hingga program pusat melalui DPR RI.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Pimpin Rakor Percepatan Pembangunan Infrastruktur, Rudy Susmanto: Dorong Pertumbuhan Ekonomi

“Yang dari APBD murni ada sekitar 3.750 rumah. Selain itu, kami juga memiliki program kolaborasi dengan TNI maupun Polri, tujuannya sama percepatan pembangunan yang menyentuh langsung masyarakat," ungkap Rudy Susmanto.

"Bahkan program pusat melalui DPR RI pun tetap terkoordinasi dengan pemerintah daerah, agar tidak terjadi tumpang tindih bantuan,” terang Rudy Susmanto.

Lebih lanjut, Bupati Bogor menegaskan bahwa seluruh data penerima bantuan diverifikasi secara berlapis, mulai dari tingkat RT/RW, desa/kelurahan, hingga dihimpun oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, agar program benar-benar tepat sasaran.

Baca Juga: Sutradara Mama Jo Asal Citeureup Raih Penghargaan Internasional, Rudy Susmanto: Inspirasi Masyarakat Bogor

Rudy Susmanto juga menambahkan, keberhasilan percepatan program Rutilahu akan sangat ditentukan oleh kemampuan fiskal daerah. 

Namun, ia optimistis target ini dapat tercapai karena tren pendapatan daerah menunjukkan pertumbuhan positif, seiring stabilnya sektor ekonomi lokal seperti perdagangan, industri kecil, dan pariwisata.

“Di APBD Perubahan nanti, kita akan prioritaskan anggaran untuk program Rutilahu. Ini bagian dari upaya kami menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Kami tidak ingin mereka menunggu terlalu lama untuk mendapatkan hunian yang lebih baik,” ucap Rudy Susmanto.

Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto Hadiri IIGCE 2025, Wujud Nyata Pemkab Bogor Dukung Pengembangan Energi Berkelanjutan

Program Rutilahu tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik rumah, tetapi juga akan diintegrasikan dengan program bantuan sosial serta pemberdayaan masyarakat. 

Dengan begitu, rumah layak huni bukan sekadar tempat tinggal, melainkan titik tolak bagi kehidupan yang lebih sehat, aman, dan sejahtera.

Langkah progresif ini mencerminkan keberpihakan Pemkab Bogor terhadap warga yang paling membutuhkan. Melalui strategi yang tepat dan sinergi antarlembaga, Kabupaten Bogor bertekad menghapus wajah-wajah kemiskinan struktural, satu rumah demi satu rumah.