“Semua guru telah mendapat pelatihan, termasuk penggunaan LMS dan modul pembelajaran yang sangat membantu. Untuk pendidikan karakter, seluruh guru berasal dari Kementerian Agama dan melayani semua agama,” terangnya.

Baca Juga: Peresmian Sekolah Rakyat di Kabupaten Bogor

Gus Ipul melanjutkan, dalam masa awal pelaksanaan, Sekolah Rakyat juga menerapkan masa pengenalan lingkungan belajar yang lebih panjang dibandingkan sekolah formal.

Mengingat seluruh komponen guru, siswa, dan tenaga pendukung merupakan elemen baru. Setelah masa orientasi, barulah kegiatan pembelajaran reguler dimulai.

Sekolah Rakyat ini ikhtiar bersama untuk menghadirkan pendidikan yang berpihak kepada rakyat. Ke depan, masih banyak yang perlu disempurnakan, hari ini kita sudah menapaki pijakan yang kokoh berkat kolaborasi semua pihak,” kata Gus Ipul.

Sekolah Rakyat 2.webp

Program Sekolah Rakyat sendiri mengusung konsep pendidikan yang memadukan kurikulum formal, pendidikan karakter, serta penguatan keterampilan hidup. 

Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto Pastikan Prioritas Peningkatan Kualitas Pendidikan di Kabupaten Bogor

Sekolah ini dirancang untuk menjangkau masyarakat yang selama ini sulit mengakses layanan pendidikan berkualitas, baik karena faktor geografis maupun ekonomi.