"Hari ini merupakan hari bersejarah, karena tidak hanya penyerahan infrastruktur saja, tetapi juga bentuk nyata kolaborasi pengelolaan aset antara PT KAI dengan Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Yuskal menambahkan, saat ini terdapat sembilan stasiun aktif di wilayah Kabupaten Bogor yang melayani kebutuhan mobilitas masyarakat serta angkutan logistik. 

Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto Mutasi dan Rotasi 25 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bogor, Sekda: Gaspol di 2026

Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan PT KAI, pengelolaan aset transportasi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kemaslahatan publik.

Lebih lanjut ia menegaskan, keberadaan Flyover Soebianto dan JPO Tenjo merupakan upaya nyata mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang antara jalan raya dan rel kereta api.

“Pembangunan flyover ini merupakan titik awal peningkatan keselamatan. Di Kabupaten Bogor terdapat 57 perlintasan sebidang aktif, dan kita berharap secara bertahap risiko bahaya di jalur kereta dapat diminimalkan melalui infrastruktur seperti ini,” kata Yuskal.

Baca Juga: Raperda Perlindungan Disabilitas Dibahas, Pemkab Bogor dan DPRD Kompak Dukung Layanan Inklusif

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade), Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, jajaran Forkopimda, seluruh Kepala SKPD, serta Direktur Utama BUMD dan RSUD Kabupaten Bogor.