BOGOR, CEKLISSATU - Panitia Festival Merah Putih (FMP) kembali menggelar Kirab Merah Putih yang diikuti ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat Kota Bogor, Minggu (9/8/2026).
Kirab dimulai dari kawasan Tugu Kujang dan melintasi sejumlah ruas jalan utama Kota Bogor, yakni Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Jenderal Sudirman, hingga berakhir di kawasan Pusdikzi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta membawa lima bendera Merah Putih berukuran besar yang diiringi enam kelompok marching band serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Ketua Pelaksana Festival Merah Putih (FMP), Syahril M. Said, mengatakan Kirab Merah Putih merupakan salah satu dari 17 rangkaian kegiatan FMP 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Baca Juga: Ini Rangkaian Festival Merah Putih Semarakan HUT RI ke 81
"Secara keseluruhan, Festival Merah Putih tahun ini ada 17 kegiatan. Salah satunya kegiatan yang ramai dikunjungi adalah Kirab ini," ungkap Syahril kepada wartawan di lokasi kegiatan.
Ia menjelaskan, Kirab Merah Putih tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
"Kita berharap anak-anak muda yang banyak datang. Jadi, generasi muda, terutama Gen Z, kami berharap lebih aktif melindungi kotanya dan melihat peluang yang ada di Kota Bogor, supaya ke depan Kota Bogor lebih bagus lagi daripada sekarang," harapnya.
Syahril menuturkan, kirab menempuh jarak sekitar 1,5 kilometer dengan melibatkan lima bendera Merah Putih, enam kelompok marching band, serta sekitar 60 elemen masyarakat Kota Bogor.
Lima bendera Merah Putih berukuran besar tersebut memiliki makna khusus. Masing-masing bendera merepresentasikan lima sila dalam Pancasila.
"Setiap rangkaian di acara ini, ada lima rangkaian yang melambangkan sila dari Pancasila. Satu bendera dipegang oleh sekitar 250 orang. Jadi ada lima bendera, itu saja sudah sekitar 1.250 orang, belum yang marching band dan elemen-elemen masyarakat yang ikut serta," jelasnya.
Syahril menyebut Kirab Merah Putih menjadi salah satu acara puncak Festival Merah Putih 2026. Selain kirab, rangkaian kegiatan FMP juga akan dilanjutkan dengan Festival Kopi Legendaris yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Sempur pada 21-23 Agustus 2026.
"Iya, ini salah satu acara puncak. Tapi nanti acara puncak lagi ada Festival Kopi Legendaris di Sempur yang dilaksanakan pada 21 sampai 23 Agustus ini. Kami berharap teman-teman bisa ikut serta dan menikmati kopi-kopi legendaris di seluruh Kota Bogor," ujarnya.
Baca Juga: Piala Bela Negara 2026 U10 dan U12 Resmi Digelar
Terkait pelaksanaan kirab yang berdampak terhadap arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan, Syahril mengatakan panitia akan melakukan evaluasi bersama seluruh pihak terkait.
"Pasti, kami akan melakukan evaluasi setiap tahun. Setelah acara ini, kami akan duduk bersama dengan semua elemen masyarakat dan TNI-Polri yang bertugas hari ini untuk mengevaluasi, supaya tahun depan akan lebih baik lagi," pungkasnya.
Comment