Lima bendera Merah Putih berukuran besar tersebut memiliki makna khusus. Masing-masing bendera merepresentasikan lima sila dalam Pancasila.
"Setiap rangkaian di acara ini, ada lima rangkaian yang melambangkan sila dari Pancasila. Satu bendera dipegang oleh sekitar 250 orang. Jadi ada lima bendera, itu saja sudah sekitar 1.250 orang, belum yang marching band dan elemen-elemen masyarakat yang ikut serta," jelasnya.
Syahril menyebut Kirab Merah Putih menjadi salah satu acara puncak Festival Merah Putih 2026. Selain kirab, rangkaian kegiatan FMP juga akan dilanjutkan dengan Festival Kopi Legendaris yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Sempur pada 21-23 Agustus 2026.
"Iya, ini salah satu acara puncak. Tapi nanti acara puncak lagi ada Festival Kopi Legendaris di Sempur yang dilaksanakan pada 21 sampai 23 Agustus ini. Kami berharap teman-teman bisa ikut serta dan menikmati kopi-kopi legendaris di seluruh Kota Bogor," ujarnya.
Baca Juga: Piala Bela Negara 2026 U10 dan U12 Resmi Digelar
Terkait pelaksanaan kirab yang berdampak terhadap arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan, Syahril mengatakan panitia akan melakukan evaluasi bersama seluruh pihak terkait.
"Pasti, kami akan melakukan evaluasi setiap tahun. Setelah acara ini, kami akan duduk bersama dengan semua elemen masyarakat dan TNI-Polri yang bertugas hari ini untuk mengevaluasi, supaya tahun depan akan lebih baik lagi," pungkasnya.
Comment