Kedua melalui Inovasi, melalui peluncuran fitur Piring Berbagi dalam aplikasi NGUPAHAN, yang memungkinkan masyarakat mengakses sayur, buah, dan umbi gratis. 

Ketiga yaitu Kolaborasi, dukungan aktif dari TP-PKK, Dharma Wanita Persatuan, kader ketahanan pangan, dan pelaku usaha lokal.
 
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung keberlangsungan program ini. Para camat harus menjadi pelopor di wilayahnya masing-masing," jelasnya. 

Baca Juga: Pemkab Bogor Tindak Tegas Dugaan Pencemaran Limbah B3 di Citeureup, Pelaku Terancam Sanksi Pidana

"Ibu-ibu PKK dan Dharma Wanita saya ajak galakkan kampanye pangan lokal. Pelaku usaha saya dorong berinovasi dengan olahan umbi, buah, dan sayur lokal,” tambahnya.
 
Bupati Bogor juga menekankan bahwa pencanangan program SEHAT bukan hanya seremoni, melainkan wujud komitmen bersama untuk membangun masyarakat Bogor yang sehat, produktif, dan mandiri pangan.