BOGOR, CEKLISSATU – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmennya membangun birokrasi yang profesional melalui seleksi terbuka bagi aparatur sipil negara (ASN). Kemarin, Rabi (29/7/2026) pelaksanaan asesmen memasuki hari ketiga, Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyeleksi sejumlah jabatan strategis dengan mengedepankan kompetensi, gagasan, dan rekam jejak para peserta.
Rudy menjelaskan, proses seleksi bukan dilakukan secara instan. Tahapan telah berlangsung selama sekitar empat bulan, diawali dengan asesmen berbasis komputer yang melibatkan kalangan akademisi untuk menyaring peserta hingga menghasilkan lima kandidat terbaik pada setiap formasi.
"Proses asesmen sudah dilaksanakan dari empat bulan ke belakang. Melalui computer assessment yang melibatkan pihak akademisi untuk menjaring seluruh pendaftar dan diambil lima besar," ujar Rudy pada awak media, Rabu (29/7/2026).
Hingga hari ketiga, sebanyak 10 jabatan telah memasuki tahapan fit and proper test. Seleksi dimulai dari jabatan Sekretaris Dinas di Dinas Pertanahan dan Tata Ruang serta Dinas Kebudayaan, dilanjutkan Kepala Bidang hingga Kasubbag Umum dan Kepegawaian.
Menurut Rudy, langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden (Prabowo Subianto, red) yang menekankan pentingnya reformasi birokrasi serta pencarian bibit-bibit unggul sebagai penyelenggara pemerintahan.
"Kita ingin semua aparatur sipil negara memiliki peluang yang sama dalam hal karier. Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya mencari potensi-potensi SDM terbaik yang dimiliki Kabupaten Bogor," katanya.
Ia mengaku antusiasme peserta menjadi salah satu hal yang paling menarik selama proses seleksi berlangsung. Menurutnya, banyak wajah baru yang mampu menghadirkan ide dan gagasan segar untuk pembangunan daerah.
"Jarang-jarang melihat mereka bisapL berekspresi, memaparkan ide dan gagasannya untuk membangun Bogor bersama-sama. Ini menunjukkan bahwa berkarier di Bogor tidak perlu dekat dengan siapa pun dan tidak perlu menggunakan cara apa pun. Cukup tuangkan ide dan gagasan untuk melayani masyarakat," tegas Rudy.
Seleksi terbuka dijadwalkan berlangsung hingga Jumat. Setelah seluruh tahapan selesai, hasilnya akan diumumkan secara daring pada pekan berikutnya.
Selain jabatan eselon III dan IV, Pemkab Bogor juga mulai membuka seleksi jabatan eselon II secara bertahap. Tahap pertama mencakup enam posisi strategis, termasuk tiga jabatan asisten daerah serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Kebudayaan, serta Dinas Pertanahan dan Tata Ruang.
Rudy juga mengungkapkan mekanisme serupa akan diterapkan pada pengisian sejumlah jabatan yang kosong, termasuk jabatan camat. Namun, pola seleksinya akan disesuaikan dengan kebutuhan dan didukung sistem penilaian yang tengah disiapkan oleh BKPSDM.
Melalui sistem seleksi terbuka ini, Pemkab Bogor berharap mampu melahirkan pemimpin-pemimpin birokrasi yang berintegritas, inovatif, dan memiliki kemampuan terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Comment