KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, pada Jumat (31/10/2025) malam menyebabkan banjir dan tanah longsor di tiga kampung, yaitu Kampung Pojok Salak, Kampung Karni, dan Kampung Jeprah di Desa Jonggol.
Akibatnya, sejumlah fasilitas umum rusak, termasuk tembok penahan tanah (TPT) Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mutajam yang longsor akibat kikisan air sungai.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama bencana tersebut.
Baca Juga: Tanggul Sungai Cipatujah Jonggol Jebol, Kampung Rawa Bebek Banjir hingga 1 Meter
“Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi sehingga meluapnya aliran Sungai Cipatujah dan mengikis TPT serta tebingan di beberapa lokasi,” kata Adam dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/11/2025).
Adam menuturkan, banjir dan longsor terjadi sekitar pukul 19.33 WIB di tiga titik berbeda, di Kampung Pojok Salak, air meluap hingga masuk ke Musholla Darhaj dan Pondok Pesantren Al-Fatiah.
“Di Kampung Karni, tembok penahan tanah akses jalan warga sepanjang 60 meter mengalami longsor,” terang dia.
Baca Juga: Bogor Barat dan Timur Siap Jadi Calon DOB, Cigudeg, Jonggol dan Sukamakmur Diunggulkan
“Kondisi lebih parah terjadi di Ponpes Al-Mutajam, di mana TPT sepanjang 100 meter ambruk akibat derasnya arus sungai,” lanjutnya.
Selain itu, di Kampung Jeprah, longsor juga menyebabkan satu rumah milik warga yang dihuni 4 jiwa terancam karena jaraknya hanya sekitar satu meter dari bibir longsoran.
“Bagian jembatan penghubung antara Kampung Jeprah dan Kampung Kujang juga mengalami kerusakan pada sisi pagar pengamannya,” jelasnya.
Baca Juga: Hendak Bawa Kabur HP yang Dicas di Toko, Seorang Wanita di Pasar Jonggol Tertangkap Basah
Adam menambahkan, meskipun tidak ada korban jiwa, kerusakan infrastruktur cukup signifikan dan memerlukan penanganan lanjutan dari instansi terkait.
“Kerusakan pada TPT dan jembatan sedang dalam analisa perbaikan,” pungkasnya.
Comment