BOGOR, CEKLISSATU - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim mengingatkan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memanfaatkan dengan baik waktu tiga bulan dalam membangun infrastruktur desa pada program SamiSade.
Dia mengaku khawatir akan kondisi tersebut. Sebab, waktu yang dimiliki para kepala desa untuk membangun tidaklah lama.
"Jangan karena waktu yang hanya sedikit ini, lalu pekerjaan di lapangan jadi asal. Tetap harus maksimal. Pekerjaannya harus bagus," kata Agus kepada wartawan, Jumat 16 September 2022.
Politisi PKS ini pun mengaku khawatir jika SamiSade hanya terserap satu tahap atau hanya separuhnya dari alokasi yang telah disiapkan.
Hal itu dikarenakan Pemkab Bogor menggunakan pola penyerapan dua tahap untuk menyerap maksimal anggaran sebesar Rp395 miliar tersebut.
Baca Juga : Anies Baswedan Siap Jadi Capres 2024, NasDem: Sudah Jadi Putusan Rakernas
Namun, dia tetap mendukung jika
Pemkab Bogor optimis mampu menyerap dengan maksimal. Agus hanya mengingatkan agar kepala desa tidak asal dalam menyerap SamiSade.
Sebelumnya, para kepala desa penerima program Satu Miliar Satu Desa (SamiSade), hanya memiliki waktu tiga bulan untuk memaksimalkan penyerapan anggaran sebesar Rp395 miliar.
Anggaran tersebut rencananya akan dicairkan Oktober mendatang.
"Jadi maksimal tidaknya tergantungnya kepala desa sebagai pengguna anggaran. Karena kami di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menilai, secara teknis pekerjaan teknis di lapangan itu bisa diselesaikan dalam waktu tiga bulan (hingga akhir tahun)," ujar Kepala BPKAD Kabupaten Bogor, Teuku Mulya.
Comment