BOGOR, CEKLISSATU - Skybridge Bojonggede, ditargetkan mulai beroperasi pada Februari 2023. Saat ini, pembangunannya sudah mencapai 90 persen dan ditargetkan selesai akhir 2022.
"Kalau fisik sudah hampir 90an persen untuk keseluruhannya. Ini tinggal pemasangan atap saja.
Operasinya kemungkinan februari tahun depan," kata Pengawas Pembangunan Skybridge Bojonggede, Burdiasa kepada wartawan, Selasa 27 Desember 2022.
Jembatan layang tersebut akan membentang sepanjang 243 meter dengan lebar tiga meter menghubungkan Stasiun Bojonggede dan Terminal Angkutan Tipe C Bojonggede.
Baca Juga : Kapal Tenggelam Dihantam Gelombang Tinggi di Perairan Selayar, 6 Orang Hilang
Pada masing-masing ujungnya baik dari sisi stasiun dan terminal akan dilengkapi dengan area semacam hall.
Di sisi stasiun hall akan dilengkapi dengan fasilitas eskalator, ramp untuk penyandang disabilitas, toilet, musala, tapping gate dan ruangan loket.
Sementara itu, hall pada sisi terminal akan dilengkapi dengan ramp untuk penyandang disabilitas, toilet dan musala.
"Fisik pembangunan akhir bulan ini selesai," jelas Budiarsa.
Diketahui, Skybridge Bojonggede sendiri sepenuhnya dibiayai oleh APBN senilai Rp16,5 miliar melalui anggaran BPTJ tahun 2022.
Sementara pada pembebasan lahan, itu berasal dari anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sekitar Rp4 miliar.
Comment