BOGOR, CEKLISSATU - Masih banyaknya masyarakat kurang mampu, membuat pihak RSUD kota Bogor menggratiskan biaya pemulasaran jenazah bagi warga miskin
Pembebasan biaya itu tidak serta merta diberikan kepada setiap pasien. Hanya masyarakat yang dikategorikan dhuafa yang mendapatkan fasilitas tersebut.
"Sudah banyak masyarakat yang kami bantu," singkat Direktur Utama RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir, kepada Ceklissatu.com, Kamis 3 November 2022
Ilham melanjutkan, meski di gratiskan dari biaya pemulasaran jenazah, namun ia menyebut ada prosedur yang harus ditempuh oleh keluarga pasien.
Dimana, mereka harus menunjukan bukti yang valid bahwa mereka masuk kategori masyarakat tidak mampu. Bukti itu nantinya akan dipastikan kembali oleh tim RSUD.
"Menolong orang lemah merupakan perintah Allah dan Rasulnya," singkatnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Mutu RSUD Kota Bogor, Dr. Armein Rowi menambahkan, jika RSUD Kota Bogor merupakan Badan Layanan Umum Daerah.
Dimana jasa pelayanan kesehatan lebih diutamakan ketimbang profit. Sebagaimana yang tercantum dalam Permendagri nomor 61/2007.
Armein juga melanjutkan, dalam meningkatkan mutu rumah sakit, pihaknya juga telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak terkait. Salah satunya dengan platform Kita-bisa guna mengakomodir kepentingan pasien yang membutuhkan uluran tangan.
"Upaya menaikan mutu terus kami lakukan. Karena kami tidak ingin cepat puas akan hasil yang telah dicapai saat ini,"paparnya.
Untuk diketahui, pada awal tahun lalu, RSUD bersama platform kita-bisa berhasil membantu pasien kurang mampu yang mengalami masalah persalinan. Pasien tersebut melahirkan tiga bayi kembar dan membutuhkan perawatan khusus di ruang NICU.
Ketiga bayi dirawat selama 29 hari di NICU dengan total biaya yang harus dikeluarkan 159 juta. Sementara pasien mengaku tidak sanggup membayarnya dan berencana ingin menggadaikan STNK. Kondisi ini terdengar sampai ke istana dan mengundang perhatian Presiden Jokowi.
"Namun dana yang berhasil RSUD galang bersama kita-bisa berhasil terkumpul 146 juta. Sisa pembayaranya Pak Kapolri yang menyelesaikan," sebutnya
Comment