BOGOR, CEKLISSATU - Pemerintah Kota Bogor tengah menunggu keputusan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) terkait revitalisasi stadion GOR Padjajaran. Hal itu dikarenakan revitalisasi GOR Padjajaran akan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari pemerintah pusat.

"Kebutuhan anggaran pembangunan stadion GOR Padjajaran diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah. Tapi sekarang bergantung menunggu arahan dari presiden, karena presiden pimpinan tertinggi yang menentukan apakah anggaran ini akan dialokasikan untuk GOR atau untuk hal lain kepentingan pemerintah pusat," ucap Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto pada Kamis, 12 Mei 2022.

Orang nomor satu di Kota Bogor ini, berharap presiden Jokowi bisa menyetujui anggaran untuk pembangunan stadion GOR Padjajaran. Sehingga, lanjutnya, pembangunan bisa dimulai diawal tahun 2023 mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bogor Herry Karnadi mengatakan, tahapan rencana pembangunan stadion Padjajaran tinggal menunggu tandatangan dari presiden Jokowi karena pembuatan dafting Intruksi Presiden (Inpres) sudah selesai dilakukan.

"Iya, persyaratan administrasinya sudah selesai, sekarang tinggal proses dua tahap lagi, penandatanganan Inpres oleh pak presiden dan penganggaran. Sebelumnya masih 4 tahap, tapi setelah drafting inpresnya selesai tinggal tanda tanggan pak presiden dan penganggaran. Setelah itu baru jalan," ungkapnya.

Kendati demikian, Herry tidak menjelaskan secara rinci anggaran kebutuhan yang akan diberikan oleh pemerintah pusat. Namun, kebutuhan anggaran untuk revitaliasai stadion mencapai ratusan miliar.

"Masih kita godok lagi belum ada angka pastinya karena semua di kementerian PU. Target pembangunannya tahun depan," katanya.