BOGOR, CEKLISSATU – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) disebut sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia, untuk itu Pj Bupati Bogor Bachril Bakri mendorong para pelaku UMKM di Kabupaten Bogor harus siap go digital.

Bachril mengatakan, masalah UMKM salah satunya adalah akses pemasaran yang masih terbatas, maka dengan go digital dapat membantu UMKM salam mengembangkan pemasaran melalui digitalisasi.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama PT. Permodalan Nasional Madani (PNM), melakukan kerja sama Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses permodalan dan pendampingan UMKM.

Baca Juga : UMKM Ubi Jalar Ini Rasakan Langsung Dampak Positif Pendampingan BRI dan Manfaat Desa BRILiaN

“Program PKU ini saya lihat sudah go digital, saya sangat mendukung program ini, kita bina semua para pelaku UMKM ini agar dalam pemasarannya sudah digital, sehingga produk-produknya bisa dibeli oleh masyarakat global. Jadi UMKM Kabupaten Bogor harus siap go digital,” kata Bachril, di Ranca Bungur, Rabu 23 Oktober 2024.

Bachril mengatakan, PKU ini ada program digitalisasi menggunakan teknologi informasi, dengan mengembangkan pemasaran melalui digitalisasi. Hal itu adalah bentuk kolaborasi dalam upaya penguatan UMKM.

“Kegiatan ini sangat menyentuh masyarakat dalam rangka meningkatkan kapasitas usaha masyarakat. Ini salah satu upaya untuk mengembangkan UMKM di Kabupaten Bogor agar naik kelas,” ujar Bachril.

Baca Juga : Tokopedia Luncurkan Fitur Daftar BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Informal hingga UMKM

Untuk diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto atau PDB mencapai 61% atau senilai 9.580 triliun. Angka ini meningkat 2,3% dibanding tahun sebelumnya. Kontribusi UMKM terhadap penyerapan tenaga kerja nasional juga sangat besar, yaitu 97% dari total tenaga kerja.

“Hal ini menunjukkan bahwa UMKM menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia dan berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja,” ujar Bachril.

Bachril berharap, melalui kegiatan seperti ini, UMKM yang ada di Kabupaten Bogor dapat berkembang, naik kelas, go digital serta tidak hanya menjadi UMKM lokal namun menjadi UMKM global yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor.

Baca Juga : Bakrie Amanah Launching Program Amanah Fund, Dukung Kemajuan Ekonomi Pelaku UKM

Sementara itu, Pimpinan cabang PT. PNM Bogor, Lienda Diana menerangkan, di usia yang sangat muda, PNM bisa memberikan kontribusi yang optimal untuk perkembangan dan pertumbuhan ekonomi khususnya untuk Usaha Mikro Kecil Menengah di Indonesia.

PNM saat ini sudah hadir di seluruh provinsi di Indonesia dengan jumlah nasabah kurang lebih 15 juta nasabah.

PNM tidak hanya memberikan bantuan permodalan finansial, tapi kami juga memberikan program pendidikan dan sosial, serta pendampingan usaha. Semoga keberadaan PNM dapat memberikan hal positif untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor,” kata Lienda Diana.